Sabtu, 22 November 2014 Pukul 05:24:57

 
1. Kekerasan vs Aksi Damai

Dok/ Repuplika Online/ para pendukung Mursi saat shalatDok/ Repuplika Online/ para pendukung Mursi saat shalatDemonstran penentang Mursi memakai cara-cara kekerasan, sedangkan kubu pendukung Mursi berkomitmen dengan aksi damai.


Para penentang Mursi yang terdiri dari kalangan sekuler dan liberal -dengan dukungan Kristen Koptik dan Syiah- biasa membakar ban di jalan, merusak sejumlah bangunan, bahkan membakar beberapa kantor Ikhwanul Muslimin dan membunuh belasan pendukung Mursi.

Lihat: http://islampos.com/markas-pusat-ikhwan-dibakar-massa-anti-mursi-65392/ 

2. Saat Tiba Waktu Shalat

Demonstran penentang Mursi asyik menggelar konser musik tanpa peduli waktu shalat, sedangkan pendukung Mursi bergegas menunaikan shalat berjama’ah ketika adzan berkumandang

Lihat: http://www.islamedia.web.id/2013/07/pendukung-presiden-moursi-sholat.html

3. Kemaksiatan vs Shalat Malam

Demonstran penentang Mursi begadang dengan musik dan joget ria, menenggak miras bahkan memperkosa perempuan

Lihat: http://tajuk.co/2013/07/mengerikan-demonstran-anti-mursi-lakukan-perkosaan-massal-di-tahrir-square/ 

Demonstran pendukung Mursi menghidupkan malam di lokasi demo dengan qiyamul lail, diakhiri shalat berjama’ah

Lihat: http://bambuser.com/v/3712206 

4. Umpatan vs Takbir

Demo penentang Mursi didominasi yel dan teriakan umpatan dan kata-kata kotor, demo pendukung Mursi diwarnai dengan kalimat-kalimat thayyibah seperti takbir, hawqalah, dan sejenisnya

Lihat: http://www.kabarpks.com/2013/07/pendukung-mursi-di-bundaran-masjid.html

5. Dukungan Media Barat

Demonstran penentang Mursi tampak sangat banyak karena dishoot televisi dan media barat dari berbagai sisi, sedangkan demonstran pendukung Mursi yang jumlahnya lebih banyak tidak diliput kecuali oleh televisi dan media-media Islam yang kemudian dibredel menyusul kudeta militer. Channel Misr25 milik Ikhwan, Al-Hafiz dan Al-Nas yang berafiliasi ke Salafi, ketiganya ditutup. Aljazeera juga dilarang meliput demo pendukung Mursi. Alhasil, demo besar-besaran yang akan berlangsung besuk usai shalat Jum’at agaknya tidak mudah terekspos ke seluruh dunia.

Lihat : http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/07/04/mpe4lr-militer-mesir-tutup-tiga-stasiun-tv-islam

Demikian 5 perbedaan demo penentang Mursi vs pendukung Mursi yang sebenarnya hanya mempertegas identitas mereka. Bahwa para penentang Mursi adalah kalangan sekuler dan liberal yang takut dengan kepemimpinan Islam. Sedangkan pendukung Mursi adalah umat Islam Mesir yang menghendaki pemerintahan Islam membawa negerinya menuju kejayaan. Sumber Bersama Dakwah