Senin, 22 Desember 2014 Pukul 20:53:57

ilustrasi. (dok.republika.co.id)ilustrasi. (dok.republika.co.id)JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan kekecewaannya terkait peredaran video porno mirip anggota Komisi IX DPR tersebut.

“Munculnya video itu, walau masih disebut mirip anggota DPR, itu menunjukkan sebagai bukti kegagalan kaderisasi di partai. Kuncinya pengkaderan di parpol, apa saja yang saya sampaikan nggak akan didengar kecuali partainya sendiri," kata politisi Demokrat ini.

Pimpinan DPR sendiri menurut Marzuki, telah melakukan banyak hal untuk mengingatkan. Tapi anggota DPR mempunyai cara sendiri-sendiri.

"Pimpinan sudah bekerja keras, fokus dan tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji, tapi anggota jalan dengan pikirannya sendiri. Karena itu, BK DPR lah yang harus mengusut tuntas agar masalahnya semakin terang-benderang," katanya menyesal.

Sementara, Wakil Ketua MPR RI Hadjrianto Y Tohari menejelaskan, BK DPR harus menegakkan etika demi kehormatan DPR. BK juga diminta harus mengusut kasus video porno yang diduga dilakukan anggota DPR itu. Itu memang tugas dan fungsinya BK yaitu menegakkan kode etik DPR demi menjaga harkat dan martabatnya. Masyarakat harus membantu BK mengusut masalah ini, agar bergerak cepat.

“Untuk itu bagi yang sudah melihat agar melaporkan ke BK DPR. Sebab, BK akan bergerak berdasarkan laporan masyarakat," ujar politisi Golkar ini. (infojambi.com/BS)


Follow twitter kami @infojambidotcom | Tetap update informasi di manapun dengan http://m.infojambi.com dari browser ponsel Anda!


 

Berita Terkait