Kamis, 23 Oktober 2014 Pukul 05:30:17

Taufiq Kiemas. (dok.arsip.monitorindonesia.com)Taufiq Kiemas. (dok.arsip.monitorindonesia.com)JAKARTA — Ketua Dewan Pertimbangan DPP PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas, meyakini jika aktris dalam video itu bukan kader PDI Perjuangan, yang juga anggota Komisi IX DPR-RI, Karolin Margret. Ketidakyakinannya bukan itu dilandasi sebagai sesama kader PDI Perjuangan, melainkan Karolin memiliki latar belakang yang cemerlang, dengan gelar dokter dan anak Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar).

TK —sapaan karib Taufiq Kiemas— mempersilakan Badan Kehormatan (BK) DPR menyelesaikannya masalah itu sampai tuntas. Ketidakyakinan bahwa itu bukan anggota Komisi IX DPR FPDIP, karena Karolin adalah memiliki latar belakang yang cemerlang. Selain dokter, anggota dewan asal Kalbar itu juga anggota DPR.

“Ya, silakan saja kalau mau ditindak oleh BK DPR. Saya rasa yang dituduhkan tidak sejelek itu. Karolin itu seorang dokter dan anggota DPR. Untuk itu saya yakin dalam video itu bukan Karoline,” kata Taufiq Kiemas pada pers di gedung DPR-RI Jakarta, Kamis (26/4).

Menurut Taufiq, Karolin merupakan anggota legislatif dengan pemilih terbanyak. Karolin tercatat menjadi anggota DPR di urutan tiga yang mendapat suara terbanyak saat pemilu legislatif 2009 di Kalimantan Barat.

“Saya berfikir kalau seorang wanita pintar berbagi seperti ini pasti bukan janji duit, janji cinta juga lebih dari suaminya. Ini omongan pribadi seorang kakek. Tapi, selebihnya kita serahkan ke DPP PDIP dan BK DPR. Kalau betul itu Karolin, hukum harus ditegakkan,” kata Taufiq.

Video porno mirip anggota DPR itu menjadi perbincangan masyarakat sejak seminggu ini. Pimpinan DPR dan BK DPR berjanji menuntaskan skandal yang makin mempurukkan citra DPR. BK berencana memanggil Karolin Margaret Natasya, karena Karolin disebut-sebut sebagai wanita yang mirip dengan “pemain” di video hot tersebut.

Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI, Aria Bima, menyebut EGM sebagai orang yang menyudutkannya di kasus video porno mirip Karolin. Aria pun sempat melempar ancaman akan melaporkan EGM atau Elya G Muskitta ke polisi. Namun hingga kini polisi belum menerima laporannya. (infojambi.com/BS)


Follow twitter kami @infojambidotcom | Tetap update informasi di manapun dengan http://m.infojambi.com dari browser ponsel Anda!


 

Berita Terkait