Kamis, 24 April 2014 Pukul 00:01:01

images/polPP-bangunan.jpgimages/polPP-bangunan.jpgMUARA BUNGO - Bangunan non permanen yang berada di pinggir jalan protokol di kota Muara Bungo kembali disterilkan karena dianggap memperburuk wajah kota. Pembersihan ini dilakukan oleh Satpol PP Bungo, setelah mendapat perintah dari Sekda Bungo H. Ridwan Is.

Beberapa lokasi di kota menjadi target Sat Pol PP, diantaranya deretan ampera dan bangunan non permanen disamping dan depan RSUD H. Hanafie, jalan Diponegoro serta beberapa titik lainnya mendapat teguran keras dari satuan penegak Perda ini.

“Bangunan non permanen memang tidak diperbolehkan berdiri disepanjang jalan protokol,” ujar Plt Kasat Pol PP Ansori, Rabu (25/5).

Sejauh ini, kata Ansori, pemilik masih bersikap kooperatif kepada pihaknya. Pemilik bersedia membongkar sendiri bangunan miliknya tersebut dan diberi waktu selama dua hari.

“Yang didepan RSUD janji dua hari ini dibongkar sendiri. Termasuk di dekat Dinas ESDM. Mereka mau membongkar sendiri,” timpal Ansori.

Satpol PP juga melakukan pembersihan terhadap toko buah di sekitar lapangan Pusparagam. Tenda-tenda yang dibuat hingga memakan badan jalan ditertibkan dan dibersihkan. Para pemilik juga diakui Ansori patuh terhadap ketentuan itu.

“Tendanya sudah masuk ke badan jalan. Kalau bersih seperti inikan indah. Ini pusat kota, harus bersih supaya kelihatan cantik,” paparnya lagi.

Satpol PP berjanji akan melakukan penertiban secara intens selama satu minggu kedepan. Seandainya masih ada pemilik bangunan maupun toko yang tidak patuh, pihaknya akan melakukan penertiban paksa.(infojambi.com/ARI)