Minggu, 31 Agustus 2014 Pukul 06:16:01

Meta dan Ridwan.Meta dan Ridwan.OLAHRAGA tenis meja bagi dara kelahiran SarolangUn 15 tahun silam ini Trimeta Satari, bukan sesuatu hal yang asing baginya karena pelajar SMAN 1 Sarolangon ini, sejak masih duduk di sekolah taman kanak-kanak sang ayah Ridwan (47) telah mengenalkannya dengan olahraga yang satu ini.

Berlatih bermain pimpong sejak dini membuat Meta nama panggilan gadis ini tumbuh dengan pengembangan bakat yang luar biasa hingga remaja saat ini telah berkali-kali mewakili Provinsi Jambi di tingkat nasional dalam kejuaraan Nasional Tenis Meja, berikut cacatan Radar Tanjab saat bincang-bincang dengan salah seorang atlet puteri peserta Turnamen Tenis Meja Radar Tanjab.

Meta yang tengah beristrahat seusai bertanding di babak penyisihan tenis meja Radar Tanjab di temui di tepi lapangan, masih jelas tersisa butir-butir keringat di dahinya, raut penat membayang di wajahnya, namun Meta tidak kehilangan keramahannya untuk menyambut Radar Tanjab ketika diajak bincang-bincang soal prestasinya di bidang olahraga tenis meja.

“Saya kenal olahraga tenis meja sejak TK, ayah yang mengenalkannya hingga saya menyukai tenis meja, selian hobby saya ingin berprestasi terbaik di olahraga tenis meja ini," ungkap Meta.

Menurut Meta ayahnya lah yang menjadi pelatihnya sejak kecil dan dari ayahnya juga lah Meta mendapat motivasi dan dorongan hingga dapat berprestasi seperti saat ini, sehingga mampu mewakili Provinsi Jambi di tingkat nasional, "Saya sudah beberapa kali mengikuti Kejurnas di Jakarta ada beberapa kali dan 1 kali di Bandung," ujar Meta.

Ridwan, ayah Meta yang saat wawancara dengan Radar Tanjab berlangsung berada di dekat puterinya, mengungkapkan pula, bahwa Meta dalam waktu dekat ini bakal berangkat ke Medan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Sumatera. Ridwan mengaku selalu mendampingi puterinya disetiap kejuaraan tenis meja yang disertai Meta.

"Meta anak saya sekaligus saya sebagai pelatihnya sehingga di mana dia bertanding saya selalu ingin berada di dekatnya, guna memberikan motivasi dan semangat," ungkap Ridwan.

Meta, mengaku tidak ingin mengabaikan pelajaran sekolahnya, namun seiring dengan prestasinya di tenis meja dia pun tidak pernah ingin meninggalkan olahraga yang satu ini, karena tenis meja bukan sekedar hobbi namun secar profesional Meta berharap suatu hari kelak dapat mengukir prestasi cemerlang hingga mampu mengharumkan nama Indonesia, di tingkat Internasional melalui olahraga tenis meja. Radar Tanjab mengakhiri obral dengan Meta si gadis belia, salah satu atlet puteri tenis meja yang dimiliki Provinsi Jambi.***