Sabtu, 30 Agustus 2014 Pukul 19:56:13

Kantor Imigrasi Jambi sejak tanggal 9 April 2012 tidak dapat melayani proses pengambilan foto dengan alasan power supply server rusak, sehingga menimbulkan antrian panjang dan tidak tahu kapan dapat beroperasi lagi secara normal. Yang sangat menyedihkan adalah proyek sistem Online Paspor yang bernilai puluhan milyar ternyata hanya menggunakan server ecek-ecek, bagaimana mungkin server imigrasi tidak dilengkapi dengan sistem power supply redundant, tidak ada harddisk RAID untuk backup, bahkan tidak ada data restore yang sistematis.

Karena pada tanggal 10 April 2012, menurut pejabat di lingkungan kantor imigrasi Jambi orang dari Dirjen Imigrasi sudah datang mengganti power supply, ternyata data mereka hilang semuanya dan yang muncul data tahun 2007. Sungguh sangat menyedihkan sistem yang demikian penting ternyata isinya tidak lebih dari kaleng krupuk. Ini bisa jadi bahan untuk KPK masuk menyelidiki penyelewengan proyek tersebut, sama seperti proyek SISMINBAKUM yg heboh itu, mulailah dari menyelediki kualitas server di Jambi yang ternyata hanya server jadi-jadian.

M.K. Salim
slimbp@yahoo.com

Berita Terkait