Senin, 15 September 2014 Pukul 05:44:43

Salah satu baleho kandidat balon Bupati Kerinci. (DOK)Salah satu baleho kandidat balon Bupati Kerinci. (DOK)KERINCI — Kendati pemilukada di Kabupaten Kerinci masih sepuluh bulan lagi, namun para kandidat bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Kerinci periode 2013 – 2018 dan tim suksesnya sudah sibuk melakukan sosialisasi ke desa-desa.

Sosialisasi yang dilakukan para kandidat membuat perubahan di tengah masyarakat. Masyarakat mulai terkotak-kotak, menandakan suhu politik memanas. Celakanya, dalam bersosialisasi ada oknum kandidat dan tim suksesnya yang tidak mengajarkan politik sehat, tapi justeru menuding kandidat lain dengan tujuan menjatuhkan.

Pantauan infojambi.com, akibat politik yang tidak sehat sejumlah baleho kandidat sengaja dirobek-robek oleh oknum tertentu. Sobekannya terlihat seperti diiris-iris menggunakan senjata tajam. Ironisnya, ada baleho yang hilang, dibuang oleh oknum yang tidak diketahui identitasnya.

Beberapa kandidat mengaku kasus pengrusakan baleho, seperti di Kecamatan Depati VII dan Air Hangat, sudah pernah dilaporkan ke polisi.

Buruknya lagi, menurut Kaidir SE, anggota tim sukses seorang kandidat, dalam pencalonan kepala daerah di Kerinci sejumlah oknum kepala desa (kades) juga ikut berpolitik praktis, berpihak dan memberikan dukungan pada kandidat tertentu, seperti terjadi di Kecamatan Danau Kerinci.

“Kami melihat telah terjadi diskriminasi. Ada oknum kades yang terang-terangan menolak kehadiran kandidat lain yang ingin melakukan sosialisasi di desanya. Oknum kades itu mengancam tidak mau bertanggung-jawab jika terjadi keributan antar pendukung masing-masing kandidat,”  ujar Kaidir.

Hal senada disampaikan Tapardin Dpt, salah seorang pemuka masyarakat. Menurutnya masyarakat kecewa dan menyesalkan ulah oknum kades yang menolak kedatangan kandidat yang akan bersosialisasi.

Sejumlah kandidat yang dihubungi infojambi.com mengeluhkan kasus pengrusakan baleho yang mereka pasang, seperti Irmanto, Lahmudin Taher dan Adirozal. Mereka menyayangkan tindakan pengrusakan baleho yang terjadi di Kecamatan Depati VII, Air Hangat, Air Hangat Timur, Gunung Kerinci, Kayu Aro dan Gunung Tujuh.

“Saya sangat menyesalkan tindakan oknum yang tidak bertanggung-jawab itu. Apa salahnya pasang baleho ? Kok dirusak ?” ujar Irmanto.

Kandidat calon bupati AKBP Sukman SH MH juga mengaku baleho berisi gambar dirinya dirusak oleh orang tak bertanggung-jawab. Baleho-baleho yang dirusak tersebut diantaranya di Kecamatan Kayu Aro, Gunung Kerinci, Siulak, Air Hangat dan Danau Kerinci. (infojambi.com/AS)