Kamis, 02 Oktober 2014 Pukul 02:01:20

dok/ google/ merdeka.comdok/ google/ merdeka.comDipastikan Jenderal TNI Moeldoko akan mengantikan Laksamana. TNI. Agus Suhartono menjadi Panglima TNI yang jabatannya berakhir 25 Agustus mendatang, setelah presiden mengirim surat kepada DPR dengan satu nama Jenderal. TNI. Moeldoko  untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. 

Kalangan DPR menyambut baik pengajuan satu nama oleh presiden tersebut yang merupakan hak prerogatif presiden. Melihat rekam jejak Moedoko yang lulusan terbaik Akmil tahun 1981 dan Lemhannas RI. Selama menjadi KASAD, salah satu kegiatan yang digagas Moeldoko adalah dengan  mengumpulkan para tokoh bangsa di Balai Kartini, Jakarta. Moeldoko mengaku ingin mempererat komunikasi antara TNI AD dengan para tokoh-tokoh bangsa ini dan masyarakat lainnya. 

Pada  pertemuan itu hadir antara lain Ridwan Saidi (budayawan), Adyaksa Dault (tokoh pemuda/mantan Menpora), Setiawan Djodi (pengusaha), Amien Rais (politikus), Slamet Rahardjo (seniman), Kyai Haji Ma'ruf Amin (ketua MUI). Bahkan Amien Rais menilai langkah yang dilakukan Moeldoko tepat. Menurutnya jangan sampai Indonesia pecah berantakan. Konflik di Timur Tengah membuktikan perang saudara bisa terjadi dengan mudah di sebuah negara.

Berbagai jabatan sudah dipegang oleh Moeldoko, antara lain Wadan Yonif 202/Tajimalela, Danyonif 201/Jaya Yudha, Dandim 0501 BS/Jakarta Pusat, Sespri Wakasad, Pabandya-3 Ops PB-IV/Sopsad. Karier Moeldoko makin bersinar ketika menjabat sebagai Panglima Divisi I Kostrad (Pangdivif-1 Kostrad) dan dipindahtugaskan sebagai Pangdam pertama Kodam Tanjungpura pada 2010 kemudian jadi Pangdam Sliwangi lalu Wagub Lemhannas. Dari lembaga yang mengodok calon pimpinan nasional itu Moeldoko ditugaskan menjadi Wakasad yang kemudian menjadi KSAD.

Naiknya Moeldoko menjadi panglima TNI, akan bergerak gerbong di tubuh angkatan darat, diramalkan beberapa perwira bintang tiga akan mengantikan Moeldoko menjadi KSAD, seperti Wakasad, Letjen. TNI. M. Munir dan Pangkostrad Letjen TNI Gatot Nurmatyo. Tampaknya peluang Munir lebih besar, karena jabatan yang dipegang Munir tiga tahun terakhir selalu mengantikan Moeldoko. Sebagai Pangdam Sliwangi, dan Wakasad. Selain itu Munir merupakan mantan ajudan Presiden SBY, tentunya factor ini cukup memberikan pengaruh. (Mursyid Sonsang/ Infojambi.com)

 

 

 


Follow twitter kami @infojambidotcom | Tetap update informasi di manapun dengan http://m.infojambi.com dari browser ponsel Anda!


 

Berita Terkait