| Kamis, 14/08/2008 | 04:35 WIB | Polisi Sulit Ungkap Pelaku Pembakaran Hutan |
|
JAMBI - Polda Jambi mengalami kesulitan mengungkap pelaku utama pembakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kebakaran hebat ratusan hektar lahan untuk perkebunan di Kab. Muarojambi. "Sampai kini baru saksi yang dimintai keterangan penyidik Polres Muarojambi dan belum ada menetapkan tersangka pembakaran lahan dan hutan di kabupaten setempat," kata juru biraca Polda Jambi, AKBP Syamsudin Lubis SH, Rabu. Polisi mengalami kesulitan mendapatkan keterangan dari para saksi untuk mencari pelaku utama pembakaran, sehingga belum ada yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka pembakaran hutan dan lahan. Jika dalam waktu dekat ada indikasi dan bukti kuat dari para saksi yang diperiksa mengarah menjadi pelaku, penyidik akan menetapkan saksi sebagai pelaku sesuai UU perkebunan dan perlindungan hutan. Data dari Dinas Kehutanan Jambi yang memantau titik api, di Kab, Muarojambi, jumlah titik api terbanyak bersumber dari lahan warga dan perkebunan milik beberapa perusahaan besar. Terakhir lahan perkebunan milik PT WKS Jambi yang berada di Dusun Danau Lamo dan Dusun Rukam Kab. Muarojambi terdapat 40 ha lahan yang terbakar, namun api sudah dapat dikuasai dan dipadamkan setelah hujan lebat turun pada Selasa malam. Untuk lahan PT WKS, polisi menduga sumber api berasal dari lahan warga yang kemudian meluas ke perkebunan WKS hingga membakar 40 ha dengan kerugian mencapai Rp500 juta. Berdasarkan keterangan saksi yang diperiksa lahan milik PT WKS terbakar akibat musim kemarau panjang dan tidak ada bukti lahan sengaja di bakar orang. (ij1)
|
|||||
Motivasi Hari Ini
Statistics
Anggota: 9Warta: 2686
Pranala: 6
Pengunjung: 116032
|




