175 Ha Lahan Eks PETI Kembali Disulap Jadi Sawah

H Al Haris, panen padi sawah ll foto : Teguh

BANGKO – Lahan seluas 175 hektar yang telah dirusak menjadi lahan eks Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), dalam tahun ini rencananya akan digarap kembali menjadi sawah.

Rencana pembangunan lahan ‘tidur’ yang kini kondisinya terbengkalai itu, berada di Kecamatan Renah Pembarap dan Sungai Manau.

“Secara bertahap akan kita kembalikan fungsi sebagai sawah kita yang selama ini hilang,” ujar Bupati Merangin, H Al Haris, Rabu (26/4).

Di tahun 2016 lalu, ada 62 hektar lahan eks PETI tersebut, telah berhasil dikembalikan masyarakat menjadi sawah kembali.

Bupati bersama rombongan sudah dua kali panen di sawah, yang tadinya eks PETI itu. Saat melihat puluhan hektar lahan eks PETI yang telah menjadi hamparan padi yang menguning, Bupati Al Haris, spontan berucap ‘Allahhuakbar’.

“Allah telah mengembalikan sawah kita yang hilang. Ayoo kita berkomitmen tinggalkan PETI dan munculkan lagi sawah kita yang hilang dengan ramai-ramai menanam padi,” ajak Bupati.

Bupati yakin dengan komitmen warga itu, secara bertahap ribuan hektar sawah yang hilang akibat ulah PETI itu, bisa kembali.

“Allah telah memberikan kita keberkahan dengan menyuburkan kembali lahan eks PETI ini,” terang Bupati.

Bila semua lahan eks PETI, berhasil kita ubah menjadi sawah kembali, saya yakin masyarakat dapat memenuhi kebutuhan berasnya sendiri, sehingga tidak perlu membeli beras lagi dari daerah lain, ujar Al Haris. (infojambi.com)

Laporan : Teguh ll Editor : M Asrori

Kategori Merangin

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.