2017 Segera Berakhir, Jalan Panerokan – Sungai Bahar Belum Selesai

Jalan Panerokan – Sungai Bahar masih dikerjakan, tahun anggaran akan berakhir. (foto : humas pemprov)

INFOJAMBI.COM — Dua bulan lagi, tahun anggaran 2017 berakhir. Hingga pertengahan Oktober, masih banyak proyek pembangunan di Provinsi Jambi belum selesai dikerjakan, terutama pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan.

Salah satunya infrastruktur jalan dari Panerokan ke Sungai Bahar, di Kabupaten Muaro Jambi. Pembangunan jalan yang belakangan rusak parah ini menghabiskan dana Rp 17,7 miliar.

Ruas jalan ini sangat vital. Pasalnya, di wilayah Sungai Bahar banyak terdapat perkebunan kelapa sawit, baik milik masyarakat maupun negara, seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VI. Luas kawasan perkebunan di sana mencapai 15 ribu hektar.

Selain jalan Panerokan – Sungai Bahar, Pemprov Jambi juga meningkatkan jalan Tempino – Muara Bulian. Di jalan Panerokan – Sungai Bahar, ada empat titik dibangun dengan rigid pavement (beton). Panjangnya 2,23 km, dengan lebar tujuh meter.

Ruas jalan Simpang Penerokan ke Sungai Bahar memiliki panjang 19,9 km dan lebar enam meter. Jalan ini mendapat perhatian khusus, lantaran tahun lalu rusak parah. Total anggarannya Rp 30,8 miliar.

Gubernur Jambi, H Zumi Zola, turun langsung meninjau pengerjaan jalan ini, Senin (16/10/2017) sore. Dia minta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi menyelesaikannya tepat waktu.

Zola mengingatkan dua poin penting, ketepatan waktu dan kualitas pekerjaan. Dalam peninjauan itu Zola mengajak Bupati Muaro Jambi, Hj Masnah Busyroh, Kepala Dinas PU Provinsi Jambi H Arfan, dan Kepala Dinas PU Muaro Jambi, Yultasmi.

Menurut Zola, tidak semua jalan di Sungai Bahar berstatus jalan provinsi. Sebagian statusnya jalan kabupaten. Pemprov Jambi dan Pemkab Muaro Jambi berbagi dalam membangun jalan tersebut.

“Setelah jalan ini selesai, masyarakat harus ikut menjaganya,” kata Zola.

Jalan yang dibangun dengan konstruksi rigid beton diperkirakan tahan sampai 15 tahun, dengan beban tonase 40 ton. Terbatasnya dana membuat pembangunan jalan rigid beton di Sungai Bahar ditentukan berdasarkan skala prioritas.

Zola mengungkapkan, tahun depan, 2018, jalan Panerokan – Sungai Bahar akan mendapat kucuran dana lagi. Jumlahnya sekitar Rp 35 miliar. Untuk pembangunan seperti ini, Zola memerintahkan Dinas PU mencari bantuan ke pemerintah pusat. (Doddi Irawan – Jambi)

 

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.