Tumpang Tindih Lahan, DPR Desak BIG Tuntaskan Pemetaan Tata Ruang Nasional

EDITOR : PM
LAPORAN : BAMBANG SUBAGIO
INFOJAMBI.COM – Anggota Komisi VII DPR, Abdul Wahid meminta Badan Informasi Geospasial (BIG) mempercepat Detail Rencana Tata Ruang  guna mempercepat penyelesaian tumpang tindih lahan yang banyak terjadi di daerah.
“Tata ruang sebagai basis data geospasial nasional, peran BIG dalam penyusunan Rencana pemetaan skala besar, akan menjadi rujukan dalam penyusunan RTRW di daerah.” Jelas Abdul Wahid Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Lembaga Pemerintah Non Kementerian di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat ( 24/1/2020)

Menurut Abdul, harus  disegerakan guna menyelesaikan tumpang tindih lahan yang selama ini terjadi. Dicontohkan Abdul Wahid di Provinsi Riau yang merupakan daerah pemilihannya sangat banyak terjadi tumpang tindih lahan yang disebabkan tata ruang wilayahnya bermasalah. “Akibatnya Perusahaan pemegang HGU banyak yang menggarap lahan melebih jumlah luas izin yang diberikan dan ada jutaan hektar lahan yang digarap tapi tidak masuk sebagai sumber penerimaan negara. Ini jelas merugikan negara dan daerah, ” kata Anggota Fraksi PKB ini.

Solusimengatasi persoalan tumpang tindih yang ada di instansi-instansi terkait, Wahid sangat mendukung jika upaya BIG membuat pemetaan skala besar dan kebijakan satu peta nasional (one map policy)

Kepala BIG Prof. Hasanudin Z. Abdini dalam pemaparannya meminta dukungan dari Komisi VII RI untuk percepatan penyelesaian penyusunan pemetaan skala besar dan kebijan satu peta nasional. “Upaya percepatan penyusunan pemetaan skala besar dan kebijakan satu peta nasional (one map policy) kami harapkan mendapat penguatan dan dukungan dari komisi VII, ” Jelasnya.

Hal senada dikatakan Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto sepakat mendukung BIG untuk mempercepat penyelesaian pemetaan skala besar dan kebijakan satu peta nasional agar dapat digunakan  semua instansi sebagai rujukan. ” Pemetaan itu sangat penting, agar lahan lahan tidak tumpang tindih. Dampak sosialnya sangat rawan, kalau pemetaan lahan ini tidak tuntas,” ujar politisi Nasdem ini.|||

Kategori Nasional

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.