7,65 % ASN Pemprov Jambi Tidak Absen Online Selama Libur Idul Fitri

Penulis : Tim Liputan || Editor : Dora

Johansyah

INFOJAMBI.COM – Sebanyak 7,65 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi tidak melaporkan kehadiran melalui sistem absensi online (SiAbon), selama libur Idul Fitri.

Hal itu diakui oleh Gubernur Jambi melalui Kepala Biro Humas dan Protokol, Johansyah, Selasa (26/5/2020).

Johansyah menjelaskan, penggunaan SiAbon sudah sangat baik. Ada beberapa penyebab ASN tidak melakukan absen dengan SiAbon.

Salah satunya masih ada ASN yang tidak memiliki smartphone berbasis android. Juga ada yang disebabkan sulitnya mendapatkan sinyal seluler.

Beberapa ASN juga kesulitan mengakses SiAbon, lantaran aplikasi dibuka bersamaan. Apalagi di Provinsi Jambi jumlah ASN mencapai 11.214 orang.

“Yang terbanyak tidak melakukan absensi secara online ini berasal dari dinas pendidikan,” kata Johansyah.

Menurut Johansyah, 92,35 % ASN Pemprov Jambi melaporkan kehadiran melalui SiAbon. Data itu diperoleh dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi.

SiAbon adalah aplikasi pelaporan lokasi keberadaan ASN selama libur nasional Idul Fitri. Aplikasi ini dipakai untuk menekan penyebaran virus corona.

Menggunakan SiAbon, setiap ASN wajib melakukan absen pagi dan sore hari. Sistem ini berlaku tanggal 23 – 25 Mei 2020.

SiAbon diberlakukan berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Nomor 55 Tahun 2020, tentang pembatasan bepergian ke luar daerah, mudik dan cuti.

“Kami ingin memastikan tidak ada ASN yang pergi ke luar daerah, mudik, atau cuti,” tegas Johansyah.

ASN yang tidak melaporkan keberadaan dapat dikenakan sanksi hukuman disiplin ringan dan sedang, sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. ***

“Sanksi diberikan pada masing-masing OPD, ditembuskan ke BKD Provinsi Jambi,” jelas Johansyah. ***

Kategori Provinsi

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.