Saniatul Lativa Ajak Perempuan PKK di Tebo Pahami Empat Pilar

 

MUARO TEBO – Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar (F-PG) Saniatul Lativa menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada ibu PKK dan masyarakat di Kantor Desa Pucuk Jambi, Kecamatan VII Koto, Tebo, Jambi,  Sabtu (13/11/2021).

Saniatul Lativa menegaskan kalangan generasi muda saat ini, selain menguasai teknologi informasi, hendaknya juga memahami secara utuh Empat Pilar MPR yaitu, Bhinneka Tunggal Ika, UUD NRI 1945, Pancasila dan NKRI di dalam berbangsa dan bernegara.

Politikus dari daerah pemilihan Jambi ini menilai, era digital mengharuskan generasi muda harus mengikuti pesatnya arus informasi. Namun untuk Untuk menyaring sekaligus menangkal semua itu, generasi muda harus dibekali Empat Pilar kebangsaan sebagai panduan dalam berbangsa dan bernegara.

“Para ibu ibu harus menanamkan kepada anak-anak muda agar memahami dan menanamkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari, ” ujar Legislator di Komisi IX DPR RI ini.

Saniatul Lativa menambahkan peranan para ibu di masyarakat dan kelyarga sangat strategis. Karenanya, penanaman nilai-nilai Empat Pilar kebangsaan, seperti UUD NRI 1945, Pancasila, Bhinneka Tungga Ika dan NKRI harus dipahami karena mengandung nilai keagamaan, kehidupan demokrasi dan nilai keadilan maupun kemanusiaan.

“Dalam proses penanaman nilai ini, peran perempuan sebagai keluarga sangat signifikan. Sebagai tiang keluarga, ibu merupakan pembawa pesan dan tauladan yang baik bagi keluarganya masing-masing, ” katanya.

Menurut Saniatul Lativa, seorang ibu yang memahami nilai-nilai Empat Pilar harusnya ditularkan dan diajarkan kepada anggota keluarganya maupun masyarakat sekitarnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai luhur seperti saling menghargai perbedaan pandangan, menghormati perbedaan keyakinan, saling berempat terhadap sesama dan berbagi nilai luhur lainnya, ” ujar Saniatul Lativa. ( LAPORAN : BS || EDITOR : PM )

Kategori Politik

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.