Minggu, 23 September 2018 | 19:45

Akibat Salah Input Data Banyak Calon Siswa Jadi Korban

Laporan Rudy Saputra

Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Diknas Kota Jambi.

INFOJAMBI.COM – pendaftaran peserta didik baru (PPDB) mengunakan sistem zonasi, sepertinya banyak menimbulkan polemik di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Jambi.

Pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi, Rabu (11/7/2018) didatangi puluhan orang tua siswa, menanyakan mengapa anaknya tidak diterima di sekolah yang dituju, meski dekat dengan tempat tinggalnya.

Kadis Pendidikan Kota Jambi, Arman, mengatakan, pihaknya akan menugaskan beberapa orang untuk surve ke tempat tinggal calon siswa, agar semua terdata dengan Baik. Kerana ketika di cek banyak salah input data.

Saat dilakukan verifikasi pihak Diknas ada beberapa salah input data yang dilakukan oleh orang tua siswa, atau dari panitia di Diknas. Kesalahan input data ini banyak terjadi pada alamat yang dimasukkan orang tua siswa sendiri, seperti salah pengetikan nama jalan, sehingga ketika di cek di Google maps letaknya sangat jauh dari sekolah.

Arman menambahkan, bahwa kelulusan murid tingkat SD mencapai 10 ribu lebih, sedangkan daya tampung sekolah negeri tingkat SMP hanya 4.000 saja, sehingga selebihnya harus masuk ke sekolah swasta.

“Saat ini daya tampung sekolah negeri hanya 4000 saja, sedangkan kelulusan di SD sebanyak 10 ribu, mau tidak mau, orang tua siswa harus mencari sekolah swasta. Jika tak kunjung tertampung juga, maka Diknas Kota Jambi terpaksa menginstruksikan sekolah belajar dengan sistem dua sifh,” kata Arman.***

Editor : M Asrori S


Kategori Pendidikan

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.