Akses Jalan Bangko-Kerinci Lumpuh Selama Tujuh Jam

PENULIS: JEFRIZAL
EDITOR : M ASRORI S

Satu unit alat berat sedang bekerja menyingkirkan material longsoran.

INFOJAMBI.COM – Tingginya intensitas curah hujan tak hanya berdampak pada banjir di sejumlah wilayah Tabir Raya. Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Merangin, juga mengakibatkan tebing yang ada di ruas jalan nasional Bangko menuju Kerinci, persisnya di Desa Birun mengalami longsor.

Untuk jalan yang terkena longsor sepanjang 20 M, terjadi Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 20.00 wib, dengan ketinggian tanah longsor mencapai satu meter. Akibatnya kendaraan yang akan melintasi baik dari arah Kabupaten Kerinci maupun Merangin tidak bisa melintasi jalan tersebut.

Hampir selama tujuh jam kendaraan baik roda dua maupun roda empat dan enam terjebak di lokasi. Untuk mengatasi tidak terlalu lamanya longsor melumpuhkan akses jalan Nasional tersebut, pihak Kecamatan Pangkalan Jambu dan Polsek Sungai Manau langsung berkoordinas dengan pihak Dinas PUPR Kabupaten Merangin untuk menurunkan alat berat membersihkan material longsor.

Pada pukul 03.00 wib, pihak PUPR Kabupaten Merangin memerintahkan pihak Balai yang menangani jalan nasional Kabupaten Merangin-Kerinci untuk menurunkan alat berat. Dan sekitar pukul 05.00 wib, akses jalan sudah kembali normal, setelah satu unit alat berat membersihkan material lonsor.

Kapolsek Sungai Manau IPTU Nixon, membenarkan, bahwa ada tebing yang longsor berada di Desa Birun Kecamatan Pangkalan Jambu.

“Memang sempat selamat tujuh jam lebih jalan yang terkena longsor, tidak bisa dilalui kendaraan. Namun hingga pukul 05.00 wib arus lalu lintas sudah kembali normal,” jelas IPTU Nixon, Kamis(25/4/2019).

Terpisah Dinas PUPR Kabupaten Merangin melalui Kabid Binas Marga, Aspan, menjelaskan, jika dirinya sudah memerintahkan pihak Balai yang menangani jalan tersebut untuk menurunkan alat berat ke lokasi.

“Setelah material lonsor dibersihkan dan akses jalan sudah kembali normal, namun dirinya masih memerintahkan pihak balai untuk menyiagakan satu unit alat berat, jika nantinya longsor kembali terjadi, mengingat curah hujan di Kabupaten Merangin terus terjadi,” pungkasnya.***

Kategori Lensa

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.