Aksi PMII Bentrok, Edi Purwanto : Mereka Minta Hadirkan Pjs Gubernur

Penulis : Rifky Rhomadoni || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM – Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto menyayangkan unjuk rasa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berakhir ricuh dan dibubar paksa oleh aparat kepolisian.

Ini terjadi karena massa PMII memaksa masuk ke dalam gedung DPRD, Jumat (09/10/2020).

Edi bersama Rocky Chandra dan beberapa anggota dewan lainnya turun menemui pengunjuk rasa, beberapa saat setelah mereka melakukan doa bersama.

Edi dan kawan-kawan disambut orasi dan tuntutan dari orator aksi. Mereka minta DPRD Provinsi Jambi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja bersama seluruh massa aksi dan Pjs Gubernur Jambi di Ruang Sidang Paripurna.

“Kami sudah temui, tapi adik-adik tidak butuh statement kami katanya, terus mereka minta hadirkan Pjs. Gubernur, tadi udah kita upayakan, saat menunggu massa udah dorong-dorongan, kami balek kanan,” terang Edi.

Ketua PDI Perjuangan Provinsi Jambi ini menambahkan, pihaknya tidak mengizinkan seluruh massa aksi masuk ke dalam gedung DPRD karena kondisinya tidak memungkinkan, baik dari sisi protokol kesehatan Covid-19 maupun alasan keamanan.

Apalagi beberapa tahun lalu ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi pernah diterobos paksa oleh massa aksi yang mengakibatkan kerusakan pada perabotan dan peralatan elektronik yang ada di dalam ruangan.

“Kalo mau masuk, perwakilan saja, 15-30 orang, itu bisa kita akomodir, tapi kan adek adek maunya menduduki ruang paripurna,” lanjut Edi.

Edi melanjutkan, DPRD Provinsi Jambi terbuka untuk menerima dan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat Provinsi Jambi sesuai aturan dan disampaikan dengan baik.

“Kemarin semua unjuk rasa kami terima dan kami teruskan, mulai dari pagi sampai isya, saya tengah malam baru ninggalin DPRD, asal mau komunikasi dan cari jalan tengah, kami layani, kami perjuangkan, tapi kalau udah ngotot dan pokoknya, itu jadi wilayah aparat keamanan,” pungkas Edi. ***

Kategori Lensa

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.