Minggu, 19 Agustus 2018 | 14:31

Aktifitas PETI di Hutan Adat

Excavator dibakar massa (ist)

INFOJAMBI.COM — Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) semakin marak, di Kecamatan Pangkalan Jambu, Merangin. Bahkan merambah ke hutan adat Desa Baru.

Ratusan warga membakar satu unit excavator yang dipakai untuk PETI di Pangkalan Jambi tersebut. Excavator itu kabarnya milik Iton (45), warga Desa Bukit Perentak.

Warga marah karena hutan adat mereka dijadiakan lahan untuk mencari emas secara ilegal. Kamis (8/2/2018) ratusan warga Desa Baru mendatangi lokasi tambang Iton. Massa yang sudah emosi membakar excavator.

Beruntung pemilik alat berat itu berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. Dia bisa saja menjadi sasaran kemarahan ratusan warga yang sudah tidak terbendung.

Kapolsek Sungai Manau, Iptu Didih Engkas, membenarkan ada pembakaran alat berat oleh warga. Dia mengakui aktifitas PETI masih ada, walau tidak semarak dulu lagi, di Kecamatan Sungai Manau dan Pangkalan Jambu.

“Satu dua unit memang masih ada. Untuk menghentikannya kami selalu terbentur dengan warga yang mendukung aktifitas PETI itu. Kami terus memberitahu bahaya aktifitas PETI itu,” kata Kapolsek. (Jefrizal — Merangin)

 

Kategori Lensa

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.