Al Haris Launching GPS2B Untuk Nalotantan

PENULIS : TEGUH
EDITOR : WAHYU NUGROHO

Bupati Al Haris (kiri) saat memberi sambutan pada acara program GPS2B (foto Teguh)

INFOJAMBI.COM – Bupati Merangin H Al Haris, Jumat (29/3/2019), melaunching program Gerakan Pendidikan Subuh dan Subuh Berjamaah (GPS2B) untuk Kecamatan Nalotantan.

Pada acara yang berlangsung di Masjid Nurul Huda Desa Telun tersebut, bupati minta kepada camat setempat dan para kepala desa untuk meneruskan program GPS2B itu, ke Masjid-masjid yang ada di wilayahnya.

“Tujuan dari program GPS2B ini mengajak anak-anak ke masjid. Anak-anak ke masjid itu diantar para orang tuanya, ini artinya kita juga sudah mengajak para orang tua untuk meramaikan dan memakmurkan masjid,” ujar Bupati.

Ditegaskan bupati pada acara yang dihadiri penceramah H Satar Saleh itu, dari hari kehari anak-anak tidak lagi ke masjid. Isi masjid hanya orang-orang lanjut usia. Untuk itu anak-anak harus diarahkan shalat berjemaah ke masjid.

Mari lanjut bupati, ciptakan generasi muda yang kuat iman, berakhlak mulia dan mencintai masjid. Diakui bupati, saat anak-anak jaman sekarang ini cukup banyak mengalami berbagai tantangan.

Tantangan itu, mulai dari pengaruh handphone androit, sampai pergaulan bebas hingga terjerumus menjadi pecandu narkoba. Untuk itu anak-anak harus terus diawasi dan diarahkan untuk mengikuti pendidikan Subuh dan Subuh berjamaah di masjid.

Usai melaunching GPS2B, bupati bersama rombongan sempat turun ke Sungai Tantan di desa tersebut. Di sungai itu, bupati melempar jala sebagai tanda dibukanya lubuk larangan yang kabarnya belum dipanen selama 15 tahun.

Selanjutnya bupati bersama Wabup H Mashuri, Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti Haris dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat, melakukan gotong royong (Goro) di desa tersebut.

Goro tersebut dalam rangka Desa Telun telah ditetapkan sebagai peserta lomba Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jambi 2019.

Bupati Al Haris melempar jala sebagai tanda dibukanya lubuk larangan yang kabarnya belum dipanen selama 15 tahun (foto Teguh)

Sebelum mengikuti Goro di Desa Telun, Wabup Merangin bersama rombongan telah melakukan program GPS2B di Desa Aur Berduri. Subuh berjamaah dan pendidikan Subuh itu diikut ratusan jamaah setempat.***

Kategori Merangin

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.