Amankan MTQ ke-50, Ini Permintaan Kapolda…

Penulis : Andra Rawas | Editor : Redaksi

Rapat pemantapan MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi | foto : ist

INFOJAMBI.COM – Kapolda Jambi, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo hadir pada rapat pengamanan, dalam rangka pemantapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 Tingkat Provinsi Jambi di Tanjung Jabung Barat.

Rapat di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (8/9/2021), dipimpin oleh Gubernur Jambi H Al Haris, dihadiri Wakil Gubernur Jambi H Abdullah Sani, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto.

Rapat diawali dengan pemaparan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, H Anwar Sadat. Dia menegaskan bahwa MTQ digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kota Kuala Tungkal rencananya akan dikarantina. Mulai tanggal 23 September 2021 tidak boleh lagi masuk ke kota Kuala Tungkal, kecuali menunjukkan kartu vaksin dan rapid antigen.

Pelabuhan yang jadi mobilitas di pesisir dengan tujuan Kuala Tungkal dan Batam juga ditutup untuk memudahkan pengetatan. Dua pelabuhan lain tetap dibuka, karena orang dari Muara Sabak membeli sembako di sana.

Dalam pelaksanaan MTQ nanti, acara pembukaan ditiadakan. Langsung pelantikan Dewan Hakim. MTQ yang biasanya dibuka malam hari, akan dibuka pukul 08.00 WIB, untuk menghindari mobilitas warga dan kerumunan.

Anwar Sadat mengungkapkan pula permasalahan yang dihadapi. Antara lain soal air bersih. Tanjung Jabung Barat sampai sekarang masih mengandalkan air hujan.

Kapolda Jambi dalam kesempatan ini menyampaikan perkembangan kondisi terkini pandemi covid-19 di Provinsi Jambi, terhitung 1 Juni sampai 7 September 2021.

Terkait MTQ, sesuai arahan Mendagri, Kapolda mengingatkan agar melakukan pencegahan penyebaran covid-19.

“Mitigasi pandemi, Senin saya ke Kuala Tungkal, kondisinya 89 positif, per hari kemarin sudah 114 positif. Jadi persentasenya meningkat 12 kali lipat. Dari sini perlu upaya memutus mata rantai covid-19 di Tanjung Jabung Barat,” ujarnya.

Jenderal bintang dua ini menyarankan langkah-langkah yang harus dilakukan. Seluruh kasus covid-19 aktif agar diisolasi secara terpusat atau mandiri dengan disiplin ketat.

Tracing seluruh kontak erat pasien kasus aktif, di swab antigen dan apabila hasilnya reaktif segera diisolasi. Mereka yang sakit diobati sampai sembuh dan di pertengahan September kasus covid 19 harus sudah zero.

Terkait penerapan PPKM, testing semua orang yang masuk ke Kuala Tungkal. Mereka yang reaktif langsung diisolasi atau dikembalikan ke tempat asal. Juga ada koordinasi dengan Tembilahan, Dabo Singkep dan Batam.

“Buat pemberitahuan kepada masyarakat, yang akan berlayar ke Kuala Tungkal agar membawa surat vaksin dan surat bebas covid,” kata Kapolda.

Kapolda menjelaskan, terkait PPKM yang diperketat dalam penerapannya, seperti di Kota Jambi, dengan perbantuan kekuatan dari Satpol PP provinsi untuk melakukan operasi yustisi di sekitar arena MTQ.

Kemudian dibuat penyekatan perbatasan masuk Kuala Tungkal oleh TNI dan Polri. Persiapkan juga papan penunjuk jalan untuk rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi MTQ dan perbatasan.

“Siapkan juga Kartu Tanda Pengenal saat masuk area untuk peserta, panitia, security dan relawan,” saran Kapolda.

Kapolda minta Kapolres dan Dandim membuat peta Google Earth, untuk memudahkan dan membayangkan suasana serta titik-titik jarak dalam penerapan protokol kesehatan.

“Susunan acaranya disusun seperti pelaksanaan upacara, agar dapat melihat apa saja kekurangannya,” ujar Kapolda.

Selanjutnya, secara estafet, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli juga menyampaikan pemaparan, dilanjutkan oleh pimpinan masing-masing instansi. ***

Kategori Agama,Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.