Senin, 23 Juli 2018 | 03:34

Anggota MPR Saniatul Lativa Dorong Dihidupkan Kembali Penataran P4

Laporan Bambang Subagio


INFOJAMBI.COM – Anggota MPR RI Saniatul Lativa berpendapat perlu diaktifkan kembali program penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) yang dilakukan di masa orde baru. Pasalnya banyak generasi muda yang sudah tidak memperdulikan lagi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Ke depan perlu dilakukan lagi penataran P4 seperti di masa lalu, supaya sejak dini generasi muda Indonesia paham nilai-nilai Pancasila dengan baik. Paling tidak minimal para PNS yang akan melaksanakan pra jabatan diberikan penataran P4 ini.” kata Saniatul di kabupaten Tebo, Jambi, Jum’at (18/5/2018).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jambi itu berpendapat banyak anak muda yang tidak paham dengan nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh pendiri bangsa ini terutama tentang dasar negara Indonesia, Pancasila. Hal ini, kata Saniatul, menyebabkan generasi muda menjadi sasaran empuk agitasi intoleransi tanpa disaring terlebih dulu.

“Padahal, seluruh komponen bangsa sudah sepakat bahwa Pancasila sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi, “ ujar Saniatul Lativa.

Menurut Sani-sapaan akrab Saniatul Lativa- pemahaman generasi muda saat ini terhadap Pancasila sangat kurang. Oleh sebab itu, perlu pendalaman terhadap Pancasila bagi generasi muda. “Kita lihat saja pemahaman Pancasila di kalangan anak muda, memprihatinkan. Ada kedangkalan pemahaman Empat Pilar di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Pada masa Orde Baru, para siswa dan mahasiswa mendapat penataran P4 dan Pemerintah pada waktu itu membentuk BP7 sebagai badan yang mengelola penataran P4 dan menghasilkan manggala (penatar). Namun, karena menjurus indoktrinasi, lembaga itu dibubarkan pada era reformasi.

Sani menambahkan MPR melihat adanya kebutuhan untuk membentuk kembali lembaga semacam BP7. “Selama ini MPR yang melakukan sosialisasi Pancasila. Kita di MPR sedang mendorong pembentukan badan semacam BP7,” ujarnya.

Editor Wahyu Nugroho

Kategori Nasional

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.