Senin, 19 November 2018 | 20:51

APP Sinar Mas Dukung Penyediaan Sanitasi dan Air Bersih Berbasis Masyarakat

Penulis : Ambarwati Dwilo
Editor : IJ2

Warga sedang memanfaatkan komposter di bank sampah untuk mengubah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik (ist)

INFOJAMBI.COM — Seiring dengan 80 tahun berdirinya Sinar Mas, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas baru-baru ini memperkenalkan program bank sampah berbasis masyarakat di Desa Mlirip Rowo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Program tersebut menegaskan kembali komitmen APP Sinar Mas untuk mendukung program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang diusung Pemerintah Indonesia.

“Sejak awal berdirinya, APP Sinar Mas sebagai salah satu pilar usaha Sinar Mas berkomitmen tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Inilah mengapa kami terpanggil membantu masyarakat di sekitar wilayah operasi, dalam mengatasi tantangan mendasar terkait keterbatasan sanitasi dan air bersih,” papar Direktur Sustainability and Stakeholder Engagement APP Sinar Mas, Elim Sritaba.

Sejalan dengan pendekatan PAMSIMAS, program bank sampah di Mlirip Rowo, Sidoarjo melibatkan pengurus dan pemilah sampah yang berasal dari masyarakat desa. Mulai beroperasi sejak Agustus 2018, inisiatif yang juga bagian dari program CSR perusahaan ini menjadi wujud kehadiran APP Sinar Mas, melalui salah satu pabriknya Tjiwi Kimia, yang senantiasa tumbuh bersama komunitas di dalam dan sekitar wilayah operasinya.

“Melalui program bank sampah, masyarakat sekitar kini dapat mengelola sampah di lingkungannya dengan baik, untuk kemudian dijual. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat pun meningkat,” lanjut Elim.

Program CSR Tjiwi Kimia di bidang penyediaan sanitasi dan air bersih sendiri telah berjalan dari tahun 2011. Melengkapi program bank sampah yang diluncurkan tahun ini, terdapat pula 150 komposter yang ditempatkan di titik-titik yang disepakati bersama masyarakat.

Komposter ini berguna untuk menampung dan mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik, untuk kemudian dimanfaatkan kembali oleh masyarakat di lahan pertaniannya.

“Ke depannya, kami berencana mengembangkan lagi kelompok bank sampah ke unit usaha lain, seperti pengolahan pupuk organik dan pembuatan kerajinan tangan dari bahan bekas. Selain itu, kami juga akan memfasilitasi kelompok bank sampah untuk menjalin kerja sama dengan pihak pemerintah setempat untuk memperluas jangkauannya,” lanjut Elim.

APP Sinar Mas melalui Tjiwi Kimia juga telah berkontribusi meningkatkan akses sanitasi rumah tangga untuk 1.233 keluarga di desa-desa terdekat sekitar pabrik dengan partisipasi aktif masyarakat. Hingga Desember 2017, Tjiwi Kimia bekerja sama dengan Habitat for Humanity telah membangun 79 dari 119 WC pribadi yang direncanakan.

Terdapat pula Instalasi Pengelolaan Air Limbah sederhana untuk menetralisir air limbah rumah tangga sebelum dibuang ke drainase sepanjang 1,3 km, yang juga telah dibangun oleh perusahaan.

Tak hanya itu, keduanya juga telah menjalankan pelatihan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga bagi 250 warga dan pelatihan Pola Hidup Bersih dan Sehat bagi 175 warga, serta menanamkan kesadaran tersebut sejak dini pada 55 siswa SD setempat dengan metode kreatif seperti permainan ular tangga.

Salah satu penerima manfaat sekaligus peserta aktif program adalah Sungkono, Ketua RT 12 RW 6 Dusun Ngasem, Sidoarjo.

“Sebelum masuknya program sanitasi oleh Tjiwi Kimia dan Habitat, keluarga saya dan warga lainnya tidak memiliki WC atau tempat pengelolaan sampah. Jadi, kami biasanya buang air besar, ataupun buang sampah, di sungai atau di sekitar rumah. Kalau hujan, kotoran-kotoran ini jadi menggenang dan menyebabkan penyakit,” paparnya.

“kami bersyukur sekarang sudah memiliki WC sendiri, begitu pula tempat pengelolaan sampah yang lebih baik, sehingga kami bisa hidup lebih sehat,” lanjut Sungkono.

Selain Tjiwi Kimia, pabrik APP Sinar Mas lainnya, yakni PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry di Jambi, pun turut tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasinya lewat penyediaan air bersih.

“Dulu, kualitas air tanah dan sungai sekitar desa sangat buruk, karena bersifat asam atau asin dan mengandung logam besi di atas batas wajar. Kalau mau air bersih, kami dan anak-anak kami harus berjalan jauh ke sumber air lain, sehingga kegiatan belajar dan bermain anak juga terganggu,” papar Ibu Nurbaiti, salah satu warga setempat.

Namun, sejak bergabungnya APP Sinar Mas ke dalam UN CEO Water Mandate di tahun 2011, Lontar Papyrus telah membantu menyediakan 6 buah sumur bor sedalam 20 m yang terpipanisasi ke rumah warga.

Inisiatif ini telah membawa manfaat bagi 84 keluarga di tiga RT, yang difasilitasi perusahaan untuk turut berswadaya mengelola air bersih yang dihasilkan. Selain itu, perusahaan juga menyediakan program air minum isi ulang dengan biaya Rp25 juta per mesin.

“Warga sangat terbantu oleh program CSR Lontar Papyrus karena bisa mendapat air bersih dengan lebih mudah sehingga hidup lebih sehat,” lanjut Nurbaiti, yang kini juga menjadi pengurus program tersebut dari sisi masyarakat. ***

 


Kategori Kesehatan

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.