Asah Skill Teknis, 150 Bintara Polda Jambi Ikuti Dikbangspes Gelombang II 2026

Pembukan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Bintara Dasar Fungsi Teknis Kepolisian Gelombang II Tahun 2026, di Aula STS SPN Polda Jambi, Senin (6/4/2026).

Reporter: Andra Rawas | Editor: Admin
Asah Skill Teknis, 150 Bintara Polda Jambi Ikuti Dikbangspes Gelombang II 2026
Pembukan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Bintara Dasar Fungsi Teknis Kepolisian Gelombang II Tahun 2026, di Aula STS SPN Polda Jambi, Senin (6/4/2026) | foto : andra rawas

INFOJAMBI.COMSekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi resmi memulai program Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Bintara Dasar Fungsi Teknis Kepolisian Gelombang II Tahun Anggaran 2026. 

Upacara pembukaan pendidikan dilaksanakan di Aula STS SPN Polda Jambi pada Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Security Hiburan Malam Rampas Identiitas Wartawan

Kepala SPN Polda Jambi Kombes Pol Dili Yanto memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri oleh jajaran pejabat utama lembaga pendidikan tersebut.

Sebanyak 150 personel bintara dari berbagai satuan kerja resmi menjadi peserta didik dalam gelombang kali ini.

Baca Juga: Hidup Makin Susah, Ibu Rumahtangga Jual Shabu

Prosesi upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan laporan resmi dari komandan upacara.

Momentum sakral ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Inspektur Upacara sebagai simbol dimulainya masa pendidikan.

Baca Juga: Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kabaharkam

Dalam amanatnya, Kombes Pol Dili Yanto meminta seluruh peserta memanfaatkan waktu pendidikan yang relatif singkat ini dengan kesungguhan hati. Ia menekankan bahwa ilmu yang didapat harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian saat peserta kembali ke kesatuannya.

“Kepada seluruh peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Laksanakan pendidikan dengan serius, tidak perlu tegang, karena waktu pendidikan ini tidak lama. Jadilah ahli dan gunakan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas pelayanan di kesatuan masing-masing,” ujar Dili Yanto.

Kepala SPN juga memberikan peringatan keras terkait kedisiplinan selama para bintara berada di lingkungan lembaga pendidikan. Segala bentuk pelanggaran aturan tidak akan ditoleransi karena tempat tersebut merupakan kawah candradimuka untuk menimba ilmu.

Dili Yanto mengingatkan bahwa dunia kepolisian terus berubah cepat sehingga personel tidak boleh merasa cepat puas dengan kemampuan yang ada sekarang. Belajar secara berkelanjutan menjadi kunci utama bagi anggota Polri agar tetap relevan dalam menghadapi dinamika lapangan.

“Tidak boleh ada pelanggaran selama di lembaga pendidikan. Ini adalah tempat menimba ilmu. Teruslah belajar karena dunia berubah cepat, jangan cepat berpuas diri dengan ilmu yang ada sekarang,” tegasnya kembali.

Para peserta didik didorong untuk menjalin komunikasi dua arah yang aktif bersama para tenaga pendidik atau gadik selama proses belajar mengajar. Diskusi dan pertukaran informasi dianggap sebagai metode efektif untuk memaksimalkan penguasaan materi teknis kepolisian.

Kolaborasi antarpeserta dari berbagai latar belakang satuan juga diharapkan dapat memperkaya wawasan kolektif selama masa diklat. Peluang untuk berkoordinasi dengan para instruktur harus dipergunakan sebaik mungkin agar tidak ada kesempatan yang terbuang sia-sia.

“Silakan berkolaborasi dan berkoordinasi dengan para gadik. Jangan sampai kesempatan ini terbuang sia-sia. Manfaatkan untuk berdiskusi dan saling bertukar ilmu,” tambah Dili Yanto sebelum mengakhiri pidatonya.

Secara resmi, ia kemudian membuka kegiatan tersebut dengan melafalkan basmalah di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan. Harapannya, seluruh rangkaian kurikulum dapat diselesaikan oleh para bintara dengan hasil yang memuaskan dan aplikatif.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Dikbangspes Bintara Dasar FT Kepolisian Gelombang II Tahun Anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya secara simbolis.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menyebut Dikbangspes sebagai langkah strategis organisasi. Peningkatan kompetensi bintara pada fungsi teknis menjadi prioritas utama dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul.

“Pendidikan dan pengembangan spesialisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri. Diharapkan para peserta dapat menyerap ilmu dengan baik dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas guna memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” tutur Erlan Munaji.

Kabid Humas menegaskan bahwa penguasaan fungsi teknis merupakan instrumen penting dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern. Pelayanan yang prima hanya bisa diwujudkan oleh personel yang memiliki profesionalisme dan integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya