Babinsa Ladang Peris Temui Perangkat Desa

PENULIS : TIM LIPUTAN
EDITOR : DORA

INFOJAMBI.COM – Babinsa Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi, Sertu Muhammad Ridhuan menyambangi perangkat desa setempat.

Sertu Ridhuan berbincang-bincang dengan perangkat desa, yakni Kepala Dusun Peris Baru, Suwito, Ketua RT 13, Syaifudin, dan Ketua RT 08, Kamat.

“Ridhuan menyampaikan tentang lokasi TMMD yang akan dijadikan sebagai sasaran fisik dan juga memotivasi warga untuk tetap bersemangat dalam bekerja,” ujar Ridhuan, Selasa (25/6/2019).

Menurut Ridhuan, kegiatan yang dilakukan oleh Satgas TMMD ke-105, baik kegiatan fisik dan non fisik bisa dinikmati serta dimanfaatkan oleh warga masyarakat Desa setempat.

“Harus tetap semangat dan menjaga kekompakan karena ini merupakan bentuk pengabdian kita terhadap bangsa dan rakyat,” kata Ridhuan

Tokoh masyarakat, Sanusi (55), mewakili warga Desa Ladang Peris Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari mengucapkan rasa terima kasih kepada TNI. Khususnya, Kodim 0415/Batanghari yang akan melaksanakan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di kawasan tersebut.

“Sasaran jalan sepanjang 3 kilometer dan lebar 12 meter sangat berguna dalam melancarkan perekonomian masyarakat. Rata-rata kami adalah petani karet dan sawet,” ucapnya.

Dandim 0415 Batanghari, Letkol Inf Widi Rahman menyebutkan, bantuan tenaga, pikiran serta semangat warga kepada para personel Satgas TMMD jajaran Kodim Batanghari merupakan gambaran dan bukti kepekaan, antusias warga kepada TNI.

“Hal ini akan sangat menentukan keberhasilan serta percepatan pembangunan baik sasaran fisik maupun non fisik yang hanya ditargetkan selama 30 hari. Adapun tema TMMD 105 tahun 2019 yakni bersama TMMD membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Widi.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dimulai 10 Juli sampai penutupan 8 Agustus 2019. Personel bersama rakyat akan langsung action melaksanakan program tersebut.

Sasarannya pembuatan jalan Desa Ladang Peris sepanjang 3 kilometer dan lebar 12 meter dan pembuatan jembatan kayu dua unit, pemasangan gorong-gorong sebanyak enam titik, dan bedah rumah warga sebanyak 34 Unit.

Kemudian, sasaran non fisik berupa ceramah agama, penyuluhan tentang bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan pertanian, pendidikan, hukum dan kamtibmas, sosialisasi narkoba, keagamaan, bahaya teroris dan paham radikalisme, KB kesehatan, perikanan atau peternakan, lingkungan hidup dan kehutanan, kegiatan PKK, dan Penyuluhan atau sosialisasi pelayanan publik dan kependudukan. ***

Kategori Lensa

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.