Senin, 19 November 2018 | 18:41

Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Gelar Workshop Bersama Mahasiswa

Laporan Tim Liputan
Editor : IJ2

INFOJAMBI.COM — Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang menggelar Workshop Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), distance learning dan uji sertifikasi bagi pelaksana atau pengawas, di Kota Jambi, Selasa (23/10/2018).

Kegiatan kali ini menyasar kalangan mahasiswa, diikuti ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Jambi, Universitas Batanghari dan Politeknik Jambi.

Workshop yang berlangsung dua hari ini dipusatkan di Kampus Universitas Batanghari, Jambi. Kegiatan ini diikuti serius oleh para peserta. Mahasiswa dianggap sebagai calon tenaga kerja potensial.

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Wagino, mengatakan, mahasiswa merupakan calon pekerja potensial. Bagi mereka yang ingin terjun ke dunia konstruksi, Balai Jasa Konstruksi merasa perlu memberikan dasar-dasar K3.

Wagino menjelaskan, Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang meliputi lima provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu dan Lampung. Mahasiswa di seluruh wilayah itu akan diberikan workshop serupa.

“Workshop akan dilakukan di semua provinsi itu. Sasarannya mahasiswa dari perguruan tinggi dan politeknik semester akhir,” kata Wagino.

Wagino berharap, jika para mahasiswa telah tamat kuliah nanti, mereka siap menjadi pemegang sertifikasi untuk jabatan kerjanya. Setelah terjun ke dunia kerja, mereka siap berkompetisi, melakukan pekerjaan yang terbaik dan berdaya saing, sehingga bangunan yang dihasilkan menjadi bangunan berkualitas,” papar Wagino.

Selama ini, mahasiswa belum pernah mendapat sosialisasi tentang berbagai proyek di lapangan. Melalui workshop seperti ini, balai-balai sektoral akan memberikan sosialiasi peluang yang ada, sehingga lulusan yang sudah terverifikasi dapat terserap.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Jambi, Endria Putra, sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini. Menurutnya ini merupakan terobosan baru pemerintah pusat. Target sertifikasi tenaga kerja dicanangkan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Saat ini Jambi dipercaya memverifikasi 1.800 orang, Ini sangat luat biasa,” ujar Endria.

Endria menyambut baik kegiatan ini. Banyak kelemahan yang ada di Jambi, dengan adanya verifikasi akan bisa tertutupi. “Semoga bisa lebih baik lagi, kita butuh tenaga kerja yang bersertifikat,” tandasnya. ***


Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.