Bangun Rumah Pintar, Negara Hadir Cerdaskan SAD

BANGKO – Menteri Sosial (Mensos) Hj.Khofifah Indar Parawansa bersama Gubernur Jambi, H Zumi Zola,  Bupati Merangin H Al-Haris menyambangi komunitas adat terpencil Suku Anak Dalam (SAD) atau Orang Rimba, di Desa Sialang, Pamenang, Sarolangun, Jambi, Senin (15/5).

Kedatangan Menteri Sosial dan dua kepala daerah tersebut dalam rangka peresmian Rumah Pintar SAD Desa Sialang. Selain meresmikan Rumah Pintar SAD Desa Sialang, Mensos, Gubernur Jambi dan Bupati Merangin juga berinteraksi langsung dengan warga SAD, menampung masukan dan harapan, serta mengusahakan berbagai bantuan bagi SAD, tidak hanya materi, tapi juga pendampingan dan pemberdayaan.

Satu hal mengharukan dalam peresmian Rumah Pintar SAD Desa Sialang tersebut, ketika Mensos, Gubernur Jambi dan Bupati Merangin memasuki Rumah Pintar SAD, anak-anak kecil SAD menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan lancar. Selain itu, bocah-bocah SAD tersebut sudah mengenal huruf dan angka.

Rumah Pintar SAD sudah dilengkapi dengan perangkat solar panel/solar cell (listrik tenaga surya), lampu listrik, parabola dan televisi, yang digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar. Pengajaran bagi anak-anak SAD Desa Sialang dilakukan oleh tenaga pendamping.

Mensos memberikan bantuan berupa buku-buku bacaan bagi anak-anak SAD dan baju (pakaian) bagi warga SAD.

Khofifah Indar Parawansa mengharapkan proses edukasi bagi SAD terus berlanjut. Mereka sudah banyak yang bisa menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya, sekarang gerakan masyarakat sehat (Germas) sudah berjalan, ada tempat mendapat air bersih, sudah mulai mau mandi pagi dan sore. Proses edukasi tersebut tidak sederhana.

Berperilaku hidup bersih dan sehat belum sepenuhnya dilakukan masyarakat SAD yang selama ini masih terbiasa hidup berpindah-pindah dan tidak memahami pentingnya menjaga kesehatan.

“Kita terus mendorong anak-anak SAD sekolah, sambil menunggu dibangunnya permukiman, fasilitas mandi cuci kakus (MCK), serta solar cell (listrik) guna penguatan kehidupan sosial untuk anak-anak belajar,” kata Khofifah.

Gubernur Jambi, Zumi Zola menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak semua orang termasuk Suku Anak Dalam yang mendiami hutan dan kebun yang tersebar di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi. “Pendidikan merupakan hak semua orang dan kita terus mengupayakan hal tersebut,” tegas Zola.

Zola mengemukakan, Rumah Pintar merupakan rumah transisi anak-anak bahkan orang tua SAD untuk belajar bersama mengenal serta terus belajar membuka cakrawala pemikiran yang memiliki tujuan kemajuan serta peningkatan sumber daya manusia.

“Suku Anak Dalam harus mendapat perhatian, hari ini ada bantuan rumah pintar dan anak anak sudah bisa berhitung serta mengenal nama-nama hewan, terlihat pendidikan sudah semakin berkembang,” kata Zola.

Untuk penerangan, ada bantuan Solar Cell (listrik tenaga surya), bisa digunakan untuk menerangi dua lampu, yang sangat membantu mereka belajar pada malam hari. Pemerintah berusaha memberikan bantuan berupa listrik tenaga surya (solar panel/solar cell) karena untuk bangun jaringan masih belum memungkinkan.

Pemerintah terus berusaha meningkatkan pelayanan bagi SAD, baik sektor pendidikan, sektor kesehatan dengan berbagai pemeriksaan dan pengobatan (preventif dan kuratif) gratis, pangan berupa beras dan berbagai bahan makanan lainnya, sandang yakni pakaian baik untuk anak-anak maupun untuk orang dewasa dan remaja, papan berupa pemberian rumah secara gratis bagi warga SAD, listrik, air bersih, fasilitas MCK, dan berbagai bantuan lainnya.

Pembangunan Rumah Pintar SAD Desa Sialang merupakan bukti upaya pemerintah (sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Merangin) untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan bagi KAT SAD, dengan tujuan untuk mencerdaskan anak-abak SAD, yang juga anak-anak bangsa Indonesia. Bukti bahwa negara hadir untuk mencerdaskan KAT SAD. (INFOJAMBI.COM)

Penulis : Raihan

 

Kategori Pendidikan,Provinsi

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.