Bank Indonesia dan Polda Jambi Musnahkan 9.104 Lembar Uang Palsu

Penulis : Rifky Rhomadoni || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM — Polda Jambi dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi bekerja sama menangani peredaran uang palsu. Kerjasama dilaksanakan sejak 30 Agustus 2019.

Kerja sama dilakukan untuk menegakan hukum terhadap pengedar uang palsu. Dalam kerja sama ini dilakukan pemeriksaan barang bukti, dan pemberian saksi ahli dalam pengungkapan kasus uang palsu.

Kerja sama juga dilakukan dalam bentuk sosialisasi uang rupiah dan pertukaran informasi. Uang palsu yang ditemukan kemudian dimusnahkan bersama-sama.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto mengungkapkan, pemalsuan uang rupiah sangat merugikan masyarakat. Juga merendahkan kehormatan rupiah sebagai simbol negara.

Rasio uang rupiah palsu yang beredar pada tahun 2019, secara nasional tercatat delapan lembar per satu juta lembar uang rupiah yang beredar (piece per milion).

Bayu menegaskan, Bank Indonesia terus berupaya menanggulangi uang rupiah palsu. Pencegahan dilakukan secara preventif, dengan menguatkan kualitas pengamanan, dan sosialisasi dan edukasi tentang ciri uang rupiah asli.

“Bank Indonesia juga mendukung upaya represif bersama aparat penegak hukum, untuk memberikan efek jera kepada pelaku pemalsuan uang rupiah,” kata Bayu, Rabu (4/3/2020).

Bank Indonesia hari ini melakukan pemusnahan uang rupiah palsu, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Telanaipura, Kota Jambi. Pemusnahan dihadiri Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi.

Uang palsu yang dimusnahkan berjumlah 9.104 lembar, terdiri dari pecahan Rp 100.000 (4.415 lembar), pecahan Rp 50.000 (3.867 lembar), pecahan Rp 20.000 (155 lembar), pecahan Rp 10.ooo (13 lembar) dan pecahan Rp 5.000 (654 lembar).

Pemusnahan uang rupiah palsu ini dilakukan menggunakan mesih racik kertas. Pemusnahan juga disaksikan oleh unsur forkompinda Provinsi Jambi. ***

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.