Bank Indonesia Siapkan 2,26 Triliun Rupiah untuk Penukaran Uang di Jambi

Penulis : Rilis || Editor : Dodik

Konferensi pers Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Kamis, 15 April 2021 (foto : forweb)

INFOJAMBI.COM — Mengantisipasi kebutuhan uang masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Provinsi Jambi menyiapkan persediaan uang rupiah yang cukup, dari sisi jumlah nominal maupun jenis pecahan.

Uang itu akan didistribusikan di Kota Jambi dan wilayah lain di Provinsi Jambi. Setiap tahun, di bulan Ramadhan dan Idul Fitri, umumnya terjadi lonjakan kebutuhan uang tunai.

Kebutuhan uang (outflow) di Provinsi Jambi, periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, 12 April – 11 Mei, diproyeksikan Rp 2,26 triliun, atau meningkat 69 % dari realisasi outflow periode Ramadhan dan Idul Fitri 2020 sebesar Rp 1,33 triliun.

Pada periode Ramadhan 2020, Bank Indonesia Provinsi Jambi membuka layanan penukaran uang, khusus untuk Uang Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI (UPK 75) setiap hari kerja pukul 09.00 – 11.00 WIB.

Penukaran UPK-75 bisa dilakukan secara individu maupun kolektif, dengan terlebih dahulu mengisi form pada aplikasi SI-PINTAR. Masyarakat dapat melakukan penukaran maksimal 100 lembar untuk satu KTP per hari.

Untuk lebih mengoptimalkan dan mempermudah penukaran uang, KPwBI Provinsi Jambi bekerjasama dengan 26 kantor bank umum di Kota Jambi. Penukaran tanpa dipungut biaya dengan waktu operasional setiap hari kerja pukul 09.30 – 13.00 WIB pada tanggal 12 April – 11 Mei 2021.

KPwBI Provinsi Jambi juga melakukan layanan penukaran uang pecahan kecil melalui kas titipan di dua lokasi, yakni :
PT Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Muaro Bungo – Kab. Bungo.
PT Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Kuala Tungkal – Kab. Tanjung Jabung Barat.
Adapun waktu operasional setiap hari kerja mulai pukul 09.30 s/d 13.00 WIB pada tanggal 12 April s.d 11 Mei 2021.

Dalam rangka memitgasi risiko penularan Covid-19 dan menghindari kerumunan masyarakat, Bank Indonesia belum membuka layanan kas keliling secara retail.

Namun demikian, KPwBI Provinsi Jambi mengagendakan pelaksanaan kas keliling secara wholesales (dalam jumlah besar) kepada perbankan setempat dengan jadwal Sarolangun – Singkut (5 – 9 April 2021), Muara Sabak – Kampung Laut (19 – 23 April 2021), Merangin – Bangko/Sungai Manau (26 – 30 April 2021), Tebo – Rimbo Bujang (3 – 7 Mei 2021).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution menyebutkan, dalam melakukan penukaran uang rupiah tetap menjalankan protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menjauhi kerumunan, dan Membatasi mobilisasi dan interaksi)

“Protokol kesehatan diterapkan di loket-loket resmi yang telah ditetapkan, agar terhindar dari peredaran uang palsu, pemotongan, atau pengenaan biaya dalam penukaran. Berhati-hatilah melakukan transaksi tunai. Teliti uang rupiah yang diterima dengan teknik 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang),” pesan Suti melalui rilis yang diterima INFOJAMBI.COM seusai konferensi pers, Kamis, 15 April 2021.

Suti mengajak masyarakat memperlakukan dan merawat Rupiah secara baik dengan menumbuhkan cinta, bangga, dan paham Rupiah.

“Berhati-hati membawa uang tunai dalam jumlah cukup besar, guna menghindari perampokan, pencurian, kriminal lainnya. Jika perlu meminta bantuan pihak aparat keamaan,” ujar Suti mengingatkan.

Suti mengimbau masyarakat agar meningkatkan penggunaan pembayaran non-tunai untuk transaksi dalam jumlah besar atau retail dengan transfer melalui BI-RTGS/SKNBI, menggunakan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), uang elektronik (e-money), dan/atau aplikasi yang menyediakan Quick Response-code Indonesian Standard (QRIS) untuk transaksi retail (kecil), menghindari risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar maupun menjaga higienitas dalam bertransaksi. ***

 

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.