Minggu, 21 April 2019 | 21:35

Batik Sipin Jajaran Binaan PT Pertamina EP Menjadi Pusat Perhatian Palembang Fashion Week 2019

PENULIS : TIM LIPUTAN
EDITOR : WAHYU NUGROHO

INFOJAMBI.COM – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas utama mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung pencapaian target produksi yang telah ditetapkan. Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina EP juga melaksanakan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, salah satunya dengan pelestarian kesenian tradisional Batik Sipin.

Pemberdayaan kelompok kerajinan batik sipin dibina oleh PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Field. Pada tahun 2019, kelompok binaan tersebut berhasil menjadi salah satu peserta Palembang Fashion Week. Palembang Fashion Week merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan. Pagelaran ini berlangsung Kamis-Minggu (7-10/3/2019) bertempat di Atrium Mall Palembang Icon, dengan tema “Urbanation”.

Palembang Fashion Week merupakan gelaran fashion terbesar di Sumatera Selatan yang diikuti oleh desainer lokal Palembang maupun desainer nasional yang telah berkiprah di tingkat nasional hingga Internasional. Pada gelaran kali ini, terdapat sedikitnya 20 orang desainer yang menampilkan karya-karya indah hasil paduan antara kebudayaan khas Sumatera dengan gaya urban yang sedang menjadi trend saat ini.

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field mendapatkan kesempatan langka  untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Salah satu desainer kondang Palembang, Al Divo dengan bangga menampilkan Mahakaryanya bersama binaan CSR Pertamina EP Jambi Field, Kelompok Batik Sipin Jajaran.

Batik Sipin Jajaran dikenal dengan keunggulan proses produksinya yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan baku dari tanaman sebagai pewarna alami. Selain itu anggota kelompok juga berkreasi membuat pewarna alami dari limbah jengkol dan limbah sabut kelapa. Beberapa motif unggulan yang menjadi ciri khas Batik Sipin Jajaran, antara lain; Ikan Seluang Mudik, Ikan Bajubang, dan Buah Nam-Nam.

Pada pagelaran ini, Al Divo berhasil menyulap Batik Sipin Jajaran menjadi pakaian modis dengan trend urban (perkotaan modern). Pada umumnya, batik identik dengan motif penuh yang hanya dikenakan pada acara formal. Al Divo menyampaikan bahwa ia ingin mengubah mindset masyarakat tentang batik. Ia prihatin dengan minat anak-anak muda saat ini terhadap batik cukup rendah. Hal ini dikarenakan arus modernisasi yang perlahan menggerus kebudayaan asli Indonesia ini.  Oleh karena itu, dengan semangat untuk melestarikan Batik, Al Divo merancang khusus Batik Sipin Jajaran menjadi fashion kekinian. Karya ini berhasil menuai decak kagum diiringi tepuk tangan oleh seluruh hadirin Palembang Fashion Week 2019.

Jambi Legal & Relation Assistant Manager, Ari Rachmadi yang turut hadir dalam puncak acara yang dimaksud, mengatakan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk gebrakan baru dunia fashion Indonesia. Kelompok Batik Sipin Jajaran selama ini hanya memproduksi kain batik saja, belum sampai pada tahap menjahit. Ke depannya hasil karya Al Divo akan dijadikan Role Model pengembangan Batik Sipin Jajaran. “Ini merupakan wujud kontribusi Pertamina EP Asset 1 Jambi Field terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus pelestarian budaya lokal. Kami berharap Kelompok Batik Sipin Jajaran dapat terus berkembang, hingga menjadi UKM Batik Jambi yang mandiri,” tutup Ari Rachmadi. ***

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.