Bawa Senjata Api, Perampok Mengaku Polisi

Korban saat melapor (JEFRI)

INFOJAMBI.COM – Perampokan yang terjadi di rumah Fatriyanti (35), warga Pasar Rantau Panjang, Tabir, Merangin, Jambi, Ahad (21/1/2018) malam, cukup seru.

Kawanan perampok itu mengaku polisi. Mereka menodongkan senjata api ke arah korbannya. Saat itu Fatriyanti hanya berdua anaknya di rumah. Suaminya sedang keluar.

Fatriyanti menceritakan, ketika sedang istirahat seusai shalat maghrib, tiba-tiba rumahnya dimasuki dua orang tak dikenal. Mereka memakai helm.

“Diam !!! Kami polisi. Mereka menodongkan pistol,” ujar Fatriyanti menirukan bentakan kawanan perampok itu, saat melapor di kantor polisi.

Kawanan perampok menyuruh para korban berkumpul di sudut rumah. Seorang pelaku sempat menendang Fatriyanti dan memaksanya mengumpulkan perhiasan, seperti gelang, cincin dan kalung anaknya.

Setelah mengambil seluruh perhiasan, perampok kembali menodongkan pistolnya. Mereka menyuruh Fatriyanti mengambil kunci dan membuka laci meja.

Korban tak berdaya, terpaksa membuka laci meja. Kawanan perampok membawa anak laci berisi BPKB kendaraan dan uang Rp 50 juta. Kemudian mereka kabur.

Menurut Fatriyanti, kawanan perampok tersebut menggunakan tiga unit sepdamotor. Jumlahnya enam orang, tapi yang masuk ke rumah hanya dua orang.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Para perampok saat ini masih dalam pengejaran.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa orang saksi. Para pelaku memakai penutup kepala dan jaket saat beraksi,” kata Kapolres, Senin (21/1/2018).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta, terdiri dari uang tunai, perhiasan dan ponsel. (Jefrizal – Merangin)

Kategori Lensa

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.