Senin, 17 Desember 2018 | 15:01

Bejad…Oknum Kepsek SDN 248/VI Ajak Murid Nonton Video Porno

Penulis : Jefrizal
Editor : Wahyu Nugroho

INFOJAMBI.COM – Bejad, kata itu pas disematkan kepada Sukimin oknum Kepala Sekolah SDN 248/VI Bangko Barat. Bukanya memberi contoh yang baik bagi murid murid yang belajar di sekolah yang dia pimpin, ini malah mengajak nonton video porno di ponsel miliknya.

Kejadian memalukan tersebut terjadi pada hari kamis (8/11/2018) sekitar pukul 07.00 WIB,Saat banyak murid kelas IV, V dan VI belum masuk kelas dan belajar.

Tiba tiba Sukimin yang tengah berada di kantornya keluar,Dan memanggil murid murid laki laki untuk berkumpul di depan lokal kelas V.

Dan langsung mengeluarkan ponsel miliknya. Satu orang murid kemudian mengambil satu kursi untuk Sukimin, kemudian Sukimin membuka ponsel miliknya yang berisi vidio porno dan meminta murid murid menonton.

Sontak saja pagi itu depan lokal kelas V menjadi riuh, Banyak murid lain yang ikut menonton video porno yang di putar kepala sekolah, dan usai menonton kepsek meminta muridnya berjoget dan kemudian bubar.

“Pagi sebelum masuk kelas pak Kepsek mengajak kami berkumpul di depan lokal kelas V, setelah itu Kepsek meminta kami ambil kursi, dan kemudian memutar video porno lewat ponsel milik pak kepsek,”jelas AN (11) salah satu murid kelas V.

Setelah menonton ujar AN, oknum Kepsek tersebut meminta anak anak berjoget bersama dan akhirnya lonceng sekolah tanda masuk berbunyi, para murid langsung bubar.

“Setelah nonton video kami diminta berjogat. Tapi saat lonceng tanda masuk berbunyi, kami langsung bubar,”ujarnya lagi.

Komarudin (41) salah satu wali murid yang di jumpai mengatakan, bahwa dirinya mengaku tidak terima dengan cara kepala sekolah yang mengajak muridnya menonton video porno di sekolah.

“Tentu tidak terima. Anak saya sekolah untuk mencari ilmu bukan untuk diajak nonton video yang bisa merusak moral anak anak. “geram Komarudin.

Dirinya bersama dengan wali murid lainya, meminta agar keberadaan kepsek yang telah merusak moral anak-anak tersebut di pindahkan, sehingga sekolah bisa kembali normal.

“Pecat saja, kami tidak menghendaki lagi Kepala Sekolah ada di sini dan kalau di biarkan rusak semua moral anak kami. “tegasnya.

Sementara itu Sukimin saat berusaha dikonfirmasi Kamis (15/11/2018) terlihat ruang kerjanya di kunci. Sejumlah guru yang di jumpai mengatakan oknum Kepsek sudah keluar kantor semenjak pagi tadi.***


Kategori Hukrim

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.