Bekas Gubernur Jambi Gaungkan Minyak Kayu Putih untuk Pulihkan Ekonomi

Laporan: Rilis Puspen Kemendagri || Editor: Rahmad

Hari Nur Cahya Murni. (Puspen Kemendagri)

INFOJAMBI.COM – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hari Nur Cahya Murni mengatakan, penggunaan energi terbarukan di daerah yang berada di ujung Indonesia dapat memulihkan perekonomian setempat.

Karena itu, mantan Pj Gubernur Jambi mengapresiasi penggunaan tenaga listrik di Kabupaten Merauke untuk berbagai pengolahan produksi, seperti penggilingan padi dan pengolahan minyak kayu putih. Dengan penggunaan itu, kata dia, masyarakat setempat telah mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM).

“Saya kira ini perlu dicatat untuk pemulihan ekonomi dari sisi energi terbarukan, ini bisa diberikan kepada masyarakat kita terutama di ujung Indonesia, teman-teman kita di Papua dan juga di daerah-daerah yang lain yang memang masih belum ada listrik,” ujar Hari Nur Cahya Murni atau yang biasa disapa Nunung saat mengikuti gelaran “Dialog Menteri dengan Mitra Pembangunan dan Masyarakat” Inspiring Community Actions For Environment yang digelar Indonesian Environment Fund secara virtual, Kamis (12/8/2021).

Dalam kesempatan itu, mewakili Menteri Dalam Negeri, Nunung mendengarkan laporan dari Pemerintah Kabupaten Merauke terkait dengan penggunaan listrik dalam berbagai sektor produksi, seperti minyak kayu putih.

Selain itu, perwakilan masyarakat setempat menuturkan, listrik juga digunakan untuk proses penggilingan padi.

Di lain sisi, Nunung menjelaskan berbagai hasil produksi seperti minyak kayu putih tersebut dapat dikembangkan baik dari pengelolaan sisi hulu maupun hilirnya.

Dengan pengembangan itu, hasil produksi minyak kayu putih dapat didistribusikan, sehingga tidak terjadi penumpukan barang.

“Jadi tidak hanya kita mem-push untuk memproduksi minyak kayu putih, tapi juga sampai dengan pemasarannya, sehingga tidak tertimbun nanti,” ujarnya.

Kategori Daerah

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.