Bentrok Antar Pemuda di Tebo, Begini Penyelesaiannya

Penulis : Tim Liputan || Editor : Dora

Musyawarah di Polsek Tebo Ulu (foto : ist)

INFOJAMBI.COM – Bentrokan antar pemuda Desa Pagar Puding dengan Desa Jambu dan Teluk Kembang Jambu, Tebo Ulu, Tebo, Rabu (27/8/2020), berhasil didamaikan.

Kapolres Tebo, AKBP Abdul Havidz, bersama Kapolsek Tebo Ulu, Iptu Panji Lazuardi, dan Camat Tebo Ulu, Sarfandi, langsung turun ke lokasi.

Untuk menyelesaikan masalah ini, digelar musyawarah di kantor Polsek Tebo Ulu, di Desa Pulau Temiang, Tebo Ulu.

Musyawarah dihadiri Danramil Tebo Ulu, Kapten Inf Agus Sari, Kepala Desa Teluk Kembang Jambu, Syahril, Kepala Desa Jambu, Husaini, Kepala Desa Pagar Puding, Azwan, dan anggota DPRD Tebo, Suhendra.

Dalam musyawarah ini terungkap kronologis kejadiannya. Bentrok berawal dari pertandingan sepakbola antar RT, di Lapangan Sepakbola Desa Pagar Puding.

Bentrokan pecah sekitar pukul 17.21  WIB. Saat itu pertandingan sedang berlangsung, antara RT atas dan RT bawah.

Di tengah jalannya pertandingan, tiba-tiba muncul dua pemuda Desa Jambu mengendarai sepeda motor masuk ke dalam lapangan.

Melihat itu, warga yang sedang menyaksikan pertandingan spontan marah. Warga langsung mengejar dua pemuda bermotor itu.

Sepeda motor dibakar massa (foto : ist)

Warga kemudian membakar kedua sepeda motor tersebut. Satu Honda Beat, satu lagi Yamaha Jupiter MX.

Tak hanya itu, beberapa warga mengalami luka, diantaranya bernama Supri. Korban luka dilarikan ke Puskesmas Desa Jambu dan Puskesmas Teluk Singkawang.

Tak lama kemudian, warga Desa Jambu melakukan sweeping. Mereka menahan 15 sepeda motor milik warga Desa Pagar Puding yang melintas di Desa Jambu.

Musyawarah berakhir Rabu malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Ada beberapa poin yang disepakati, antara lain, masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan atau berdamai.

Ketiga kepala desa juga sepakat dan menjamin tidak akan ada aksi lanjutan lagi, dan akan mendata para korban maupun kendaraan yang ditahan warga.

BACA JUGA : Turnamen Sepakbola Antar RT Berujung Bentrok

“Musyararah akan dilaksanakan lagi hari Kamis sore, tanggal 28 Mei 2020, dengan membawa data lebih valid,” kata Kapolres Tebo, Abdul Havidz, seusai pertemuan.

Hingga tengah malam tadi, situasi di kedua desa yang bertikai telah aman dan kondusif. Kendati begitu aparat keamanan masih berjaga-jaga. ***

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.