Bentrok di Kerinci, Ini Keterangan Kapolres

Laporan Riko Pirmando

Kondisi di TKP sudah dapat dikendalikan aparat Kepolisian.

INFOJAMBI.COM – Kasus pembakaran rumah, mobil dan sepeda motor di Desa Pentagen, Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Senin (30/7/2018) berawal dari perkelahian antara siswa.

Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto dalam keterangan pers yang diterima INFOJAMBI MEDIA menegaskan, peristiwa terjadi pada pukul 12.15 WIB di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci.

Berawal dari perkelahian antara siswa SMK Negeri 6 Danau Kerinci dan siswa MAN 3 Pendung Talang Genting, mengakibatkan satu orang siswa jadi korban. MN, siswa asal Desa Seleman, Kecamatan Danau Kerinci, mengalami luka robek di kepala sepanjang 15 cm, dan luka memar pada di lengan kiri serta memar di punggung sebelah kanan.

Setelah mendapatkan informasi adanya perkelahian tersebut, anggota Polsek Danau Kerinci dan Satintelkam Polres Kerinci langsung menuju TKP, untuk melakukan tindakan pengamanan.

Setelah sampai di TKP, di dapati masyarakat Seleman menyerang Desa Pendung Talang Genting yang berjarak 2 kilometer, merusak kendaraan roda dua, melempar rumah warga serta melakukan pembakaran sepada motor dan rumah warga.

Adapun kerugian akibat kerusuhan tersebut, satu rumah rusak akibat dibakar, alat penggilingan padi satu unit rusak, rumah pondok (saung) dua unit, rumah penduduk dirusak/dilempar 20 unit, kendaraan roda dua rusak dan yang dibakar 12 unit, roda empat jenis satu unit, dumtruck rusak dan untuk korban jiwa lainnya tidak ada.

Pantauan hingga saat ini, personel Polres Kerinci bersama TNI tengah melakukan upaya pengamanan di TKP, dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci.

“Massa sudah dapat dikendalikan oleh gabungan Satuan Sabhara, Intelkam dan Polsek Danau Kerinci. Polres Kerinci dibantu aparat TNI dipimpin oleh Kasdim 0417 Kerinci,” ujar Kapolres. ***

Editor : M Asrori S

Kategori Lensa

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.