Minggu, 19 Agustus 2018 | 14:27

Bentrok Warga dan Sopir Angkutan Batubara

Laporan Andra Rawas

Warga menghancurkan kaca truk pengangkut batubara (foto Andra Rawas)

INFOJAMBI.COM – Akibat para sopir truk batubara melanggar kesepakatan untuk tidak melakukan operasi angkutan pada siang hari, ratusan warga Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi harus terlibat bentrok dengan sopir truk batubara yang masih nekat beroperasi, Minggu (12/8/2018)

Bentrok pecah setelah permintaan warga tak digubris para sopir angkutan batu bara yang dianggap meresahkan warga tersebut, untuk menenangkan massa yang tersulut emosi, Kapolda Jambi Irjen. Pol.Drs.Muchlis AS, langsung turun ke lokasi untuk menenangkan masa.

Bentrokan terjadi hingga penghancuran sejumlah kendaraan truk pengangkut batubara tersebut, akibat warga emosi karena para angkutan truk batubara melanggar perjanjian agar tidak melakukan bongkar muat pada siang hari dan melintas di jalan perkampungan warga kumpeh.

Para sopir truk batubara sempat melakukan perlawanan, tetapi warga sudah terkanjur emosinya, akhirnya para sopir truk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa dan sedikitnya sepuluh mobil harus menjadi sasaran warga, satu truk digulingkan dan menghancurkan kaca truk pengangkut batubara.

Karena aksi warga yang terus memanas tersebut, akhirnya Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS harus terjun ke lokasi bentrok untuk menenangkan warga, dan melakukan mediasi dengan para camat dan perwakilan yang disaksikan ratusan warga.

Salah seorang warga Hasan mengaku, terjadinya bentrokan hingga merusak truk pengangkut batubara tersebut karena para sopir truk dianggap melanggar perjanjian yang masih melakukan bongkar muat dan melintas pada siang hari.

Dikatakannya kemaran warga pecah setelah salah satu sopir mencoba memancing keributan dengan melintangkan truk di tengah jalan hingga mengakibatkan kemacetan dan mengganggu aktivitas warga.

Salah satu truk pengangkut batubara yang digulingkan warga (foto Andra Rawas)

Sementara Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS yang melakukan mediasi dengan ratusan warga yang memprotes masih beroperasinya truk batubara pada siang hari tersebut telah memerintahkan agar truk batu bara tidak melakukan bongkar muat guna menghindari aksi susulan warga dan untuk menjaga kondisi tetap aman, pihaknya telah menurunkan puluhan petugas untuk berjaga di lokasi bentrok.

Untuk menghindari aski kemarahan warga yang terus memanas, mobil truk yang mengalami kerusakan langsung dievakuasi dari lokasi bentrokan dengan pengawalan ketat petugas kepolisian, agar bentrok susulan tidak kembali terjadi dan puluhan polisi gabungan dari Polresta Jambi dan Polres Muaro Jambi disiagakan di lokasi bentrok hingga kondisi dinyatakan kondusif.***

Editor Wahyu Nugroho

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.