Berantas Narkoba, Kwarnas dan BERSAMA Siapkan MoU

Badan Kerja Sama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (BERSAMA), bekerjasama dengan Kwarnas Pramuka.

JAKARTA – Anggota Pramuka dididik dan dibina menjadi anggota masyarakat untuk membangun dirinya sendiri secara mandiri, serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan Negara.

Pramuka ini penolong, berbakti, Pramuka itu agen perubahan. Mereka punya peran besar dalam membawa Indonesia menang perang melawan narkoba di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Badan Kerja Sama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (BERSAMA), Putera Astaman, saat audiensi dengan Ka.Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, di Gedung Kwarnas Pramuka, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (8/5) lalu.

Kedatangannya ke gedung Kwarnas Pramuka itu, kata Putera Astaman, pihaknya mengajukan permohonan kerjasama (MoU) untuk suatu gerakan nasional perang melawan narkoba. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini, para pejuang yang berani dan tegas memberantas narkoba.

“Kita butuh laskar dalam peperangan. Pramuka punya potensi kuat sebagai pejuang anti narkoba. Tak hanya sekedar pandai ceramah. Tapi, bagaimana membina masyarakat dan lingkungan agar punya daya tangkal terhadap narkoba,” jelasnya.

Berdasarkan data BNN, sekitar 15 ribu generasi muda bangsa, meninggal setiap tahun akibat over dosis mengonsumsi narkoba. Lebih memprihatinkan lagi, kata Putra Astaman, pengguna narkoba saat ini, sudah merambah ke anak pelajar, dari SMU, SMP, SD sampai TK.‎

“Jadi kita ingin bersama Pramuka, bagaimana caranya, agar narkoba ini tidak laku di Indonesia. Indonesia tidak lagi menjadi pasar narkoba‎. Orang gila kan, mau kirim satu ton kalau pasarnya tidak ada. Ini kan, karena pasarnya di Indonesia ada,” jelasnya.

Kita tidak diwajibkan untuk menangkap gembong narkoba. Karena itu menjadi wilayah BNN dan Polisi.

“Yang bisa kita lakukan, mengingatkan dan mengajak masyarakat, untuk terus perang melawan narkoba,” kata Putera Astaman.

Adhyaksa menyambut baik keinginan BERSAMA, untuk menggandeng Pramuka sama-sama memberantas narkoba dengan pemerintah dan masyarakat. Pramuka kata Adhyaksa, punya komitmen tinggi, untuk menjaga bangsa ini dari segala ancaman, termasuk ancaman narkoba.

Narkoba ini ancaman serius yang bisa merusak bangsa dari kebodohan. Ia membunuh secara pelan-pelan dan sasarannya bukan lagi orang dewasa, tapi sudah sampai ke anak-anak sekolah,” tegas Adhyaksa.

“Ini bahaya, dan Pramuka harus bisa ikut mencegah peredaran narkoba di sekolah-sekolah dan juga di masyarakat,” jelasnya. (infojambi.com/Rel/Kwarnas)

Kategori Pendidikan

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.