Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:41

Beruntungnya Warga Sri Menanti, Minta Satu Dapat Tiga

Banu Subagio (kiri) dan Zhu Fumin (kanan)

INFOJAMBI.COM — Meski harga minyak dunia sedang turun, berada di kisaran 40 – 43 Dollar Amerika Serikat per barel, PetroChina International Jabung Ltd tetap memperhatikan warga di sekitar daerah operasional mereka.

Karena itulah, perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi ini dianugerahi penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

Program CSR yang digulirkan ada yang digodok sejak beberapa tahun lalu. Salah satunya program pembangunan jalan dan jembatan di Dusun Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Betara, Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Bantuan jalan dan jembatan untuk masyarakat Dusun Sri Menanti ini awalnya tidak diprogramkan. Semula, saat managemen PetroChina menyusun rencana CSR, Dusun Sri Menanti akan diberi jaringan listrik.

Rencana ini sudah ada beberapa tahun lalu. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat setuju. Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga dilibatkan dalam program ini.

PetroChina pun menyusun perencanaan pembangunan jaringan listrik di Dusun Sri Menanti. Butuh waktu cukup panjang untuk melaksanakan program ini. Anggaran disiapkan sekitar Rp 13 miliar.

Entah siapa yang menggosok, dalam perjalanannya, sejumlah orang mengatasnamakan warga Dusun Sri Menanti mempersoalkan jaringan listrik itu. Mereka menuding program ini batal dilaksanakan.

Ditemui infojambi.com, belum lama ini, Field Manager PetroChina International Jabung Ltd, Zhu Fumin, menegaskan bahwa CSR di Dusun Sri Menanti itu tetap dilaksanakan. Hanya saja programnya diubah.

Zhu Fumin melalui Government and Relation Superintendent PetroChina Internasional Jabung Ltd, Banu Subagio, menjelaskan, program jaringan listrik diganti dengan pembangunan jalan dan jembatan.

Perubahan itu bukan hanya pandai-pandai pihak PetroChina. Jaringan listrik yang rencananya akan dibangun oleh PetroChina, terpaksa dibatalkan. Pembatalan diputuskan oleh Pemkab Tanjung Jabung Barat bersama PLN dan PetroChina.

Apa alasannya ? Menurut Banu, kebetulan pihak PLN punya program pembangunan jaringan listrik di Desa Serdang Jaya, termasuk di Dusun Sri Menanti. Pembangunan jaringan listrik itu semuanya dibiayai PLN.

Meski jaringan listrik dibangun oleh PLN, pihak PetroChina tidak serta merta lepas tangan. Dana CSR untuk Dusun Sri Menanti tetap dikucurkan, namun dalam bentuk pembangunan jalan dan jembatan.

Anggaran untuk pembangunan jaringan listrik tersebut tidak dikurangi. Nilai dananya sama dengan rencana semula. Tetap Rp 13 miliar. Jembatan yang dibangun panjangnya puluhan meter. Begitu pula jalan.

“Sekarang sedang dalam tahap tender. Tahun depan sudah mulai dikerjakan,” ujar Banu.

Banu mengungkapkan, dengan dibangunnya jaringan listrik oleh PLN, jalan dan jembatan oleh PetroChina, justeru menguntungkan warga Dusun Sri Meranti. Tiga macam fasilitas itu mereka dapatkan sekaligus.

“Minta satu, dapat tiga. Kan lebih menguntungkan,” kata Banu berseloroh. (Doddi Irawan — Jambi)

 

Kategori Petrochina

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.