INFOJAMBI.COM — Cabang olahraga Wushu menjadi salah satu tumpuan utama Jambi untuk meraih prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Proses pembinaan atlet terus dipantau oleh KONI Provinsi Jambi melalui program Pelatda Berjalan.
Keseriusan terlihat saat Tim Monitoring Pelatda Berjalan KONI Provinsi Jambi mendatangi Gedung Sasana Wushu Budiman, Jumat sore.
Baca Juga: Ketua Umum PB Porprov Buka Pertandingan Wushu
Tim melihat langsung perkembangan latihan atlet yang dipersiapkan menghadapi agenda nasional beberapa tahun mendatang.
Rombongan monitoring dipimpin Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Provinsi Jambi, Irmawati. Turut hadir Wakil Kepala Bidang Pusat Data dan Informasi, sekaligus Humas KONI Jambi, Ali Fikri, bersama tim peliputan, Muhammad Fayzal.
Baca Juga: Ryan dan Yusuf Dapat Bonus dari KONI
Di lokasi latihan, tim menyaksikan tujuh atlet Wushu nomor Taolu yang saat ini tergabung dalam Pelatda Berjalan. Para atlet menjalani latihan dengan intensitas tinggi, di bawah arahan pelatih nasional, Celin.
Aktivitas latihan berlangsung serius sejak awal hingga akhir sesi. Setiap atlet menjalankan program yang telah disusun, untuk meningkatkan kemampuan teknik dan kesiapan menghadapi berbagai kejuaraan.
Baca Juga: Budi Setiawan Merangkak dari Bawah Namun Tetap Low Profile
"Tim memonitor atlet cabor Wushu (Taolu) yang di Pelatdakan yang berjumlah tujuh orang. Mereka dipersiapkan juga untuk BK PON, dan kebetulan pada Desember nanti mereka mengadakan kejurnas," kata Irmawati.
Menurut Irmawati, Wushu bukan cabang olahraga yang diposisikan sebagai pelengkap peta pembinaan olahraga Jambi. Cabang ini justru masuk kelompok olahraga yang diharapkan mampu memberi kontribusi prestasi pada level nasional.
Perhatian terhadap Wushu diberikan secara khusus, karena cabang ini memiliki peluang besar bersaing di tingkat nasional. Persiapan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari langkah panjang menuju Babak Kualifikasi PON dan PON 2028.
"Wushu cabor super prioritas yang dipersiapkan untuk BK PON dan PON 2028," tegas Irma.
Dari hasil pemantauan lapangan, Irmawati melihat para atlet menunjukkan komitmen tinggi terhadap program latihan. Disiplin mereka menjadi salah satu modal penting menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Latihan tidak hanya dilakukan saat jadwal resmi Pelatda berlangsung. Para atlet juga tetap berlatih di luar program yang telah ditetapkan, demi meningkatkan kemampuan dan menjaga performa.
Keberadaan pelatih yang berpengalaman turut memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan atlet. Selain memiliki kompetensi sebagai pelatih, sosok yang memahami aspek penilaian pertandingan akan lebih mudah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan atlet.
"Jadi, memang seorang pelatih itu, kalau dia menguasai kepelatihan, berarti dia mampu menilai, bukan saja memberi materi kepada atlet, tapi mengetahui kelebihan dan kekurangannya," ujar Irma.
Selain menilai perkembangan atlet, tim monitoring juga melihat kondisi sarana dan prasarana yang tersedia di Sasana Wushu Budiman. Secara umum, fasilitas yang ada mendukung proses pembinaan atlet.
Meski demikian, masih diperlukan dukungan tambahan, agar atlet dapat tampil lebih maksimal saat bersaing di tingkat nasional. Dukungan itu terutama berkaitan dengan kebutuhan perlengkapan dan peralatan latihan.
"Sarananya cukup bagus, namun mungkin kami dari KONI dan pemerintah daerah perlu mensupport perlengkapan atau alat-alat yang dibutuhkan, agar atlet maksimal bertanding di tingkat nasional," ucapnya.
Harapan besar juga dibebankan kepada cabang olahraga ini. Prestasi yang pernah diraih pada ajang PON Bela Diri menjadi pijakan untuk menetapkan target lebih tinggi pada kejuaraan mendatang.
Pada ajang tersebut, Wushu Jambi berhasil menyumbangkan satu medali emas. Capaian itu diharap dapat ditingkatkan melalui pembinaan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Irmawati optimistis peluang itu terbuka, apabila program latihan berjalan sesuai rencana. Dengan dukungan yang memadai serta kerja keras atlet dan pelatih, Wushu Jambi diyakini mampu memberi hasil lebih baik pada masa mendatang.
"Kami berharap, bila pada PON Bela Diri yang lalu mereka dapat satu emas, mudah-mudahan nanti Wushu mampu menyumbang empat atau dua emas," pungkas Irmawati. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com