Selasa, 23 Mei 2017 | 06:16

Bonus Semifinal Tingkatkan Motivasi Laga Timnas di Final

Sutan Adil Hendra

JAKARTA – Pimpinan Komisi X DPR mendesak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), agar segera mengucurkan bonus kepada timnas Sepak Bola Indonesia beserta officialnya, yang sukses melangkah ke final Piala AFF 2016, usai menekuk timnas Vietnam, Rabu (7/12) lalu.

Bonus yang diberikan sebelum laga final, akan memberikan semangat juang bagi skuad timnas, untuk merebut gelar juara di partai final yang berlangsung dengan sistem home (kandang) dan away (tandang).

“Pemerintah jangan menunda-nunda menggelontorkan bonus. Saya minta bonus langsung diberikan ke pemain dan jangan ada lagi bonus yang dipotong, ” kata Sutan Adil Hendra (SAH), di gedung DPR Jakarta, Jumát (9/12).

Sutan menambahkan, perjuangan keras yang dilakukan skuad timnas selama 120 menit, di semifinal AFF 2016, sungguh luar biasa dan patut diapresiasi. Alangkah disayangkan jika pemerintah tak memberikan penghargaan, ujarnya.

Partisipasi Indonesia di final Piala AFF 2016,  setelah memperolah sanksi/hukuman FIFA selama setahun tidak melakukan pentas sepakbola di tingkat Internasional.

“Pemerintah harus mencarikan bonus bagi punggawa timnas, meski anggaran bonus atlet sudah habis. Mega bonus pun, harus diberikan nantinya jika Indonesia meraih gelar campiun di Thailand, ” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, bonus akan diberikan jika timnas menjadi juara Piala AFF 2016. Bonus belum bisa disebutkan jumlah besarannya mengingat anggaran bonus atlet sudah habis.

“Regulasi pemangkasan anggaran membuat hal itu masih menjadi pertimbangan,” katanya.
Indonesia akan terlebih dulu menjadi tuan rumah pada Rabu (14/12) nanti dan menjalani away pada Sabtu (17/12) mendatang.

Laga final Indonesia versus Thailand, merupakan kali kelima bagi timnas Indonesia mencapai partai Final. Empat partai final Indonesia sebelumnya adalah di tahun 2000: Thailand vs Indonesia (4-1), 2002: Thailand vs Indonesia 2-2 (adu pinalti Thailand menang 4-2), di tahun 2004: Singapura vs Indonesia 5-2 agregat dan di tahun 2010: Malaysia vs Indonesia 4-2 agregat. (infojambi.com/A)

Laporan : Bambang Subagioendra

 

Kategori Olahraga dan Trend

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.