BRG Siap Kerja Sama Selidiki Dugaan Penyelewengan

PENULIS : TIM LIPUTAN
EDITOR : DODDI

Kepala BRG, Ir.Nazir Foead, M.Sc.

INFOJAMBI.COM – Badan Restorasi Gambut (BRG) siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum, menyelidiki dugaan penyalahgunaan anggaran program pembangunan sumur bor di Kalimantan Tengah.

BRG baru mengetahui informasi dugaan penyalahgunaan anggaran proyek pembangunan sumur bor tersebut dari berita yang beredar di media massa.

Mengenai proyek apa dan berapa jumlah dana yang diduga diselewengkan, Kepala BRG, Nazir Foead mengaku pihaknya belum mengetahui.

“Kami akan cross check terlebih dulu ke kejaksaaan,” kata Nazir Foead dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu kemarin.

Menghadapi informasi dugaan penyelewengan tersebut, Nazir menegaskan, BRG membuka diri kepada semua pihak, dalam menerima kritik maupun dugaan laporan penyelewengan, serta menghormati asas praduga tak bersalah.

“Setiap laporan akan kami tanggapi dengan serius. Kami tidak akan mencoba menutupi,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pemberitaan disebutkan, Kejaksaan Negeri Palangkaraya menemukan dugaan penyalahgunaan anggaran program pembasahan lahan gambut senilai Rp 11 miliar, yang dieksekusi Dinas LH.

Tim Kejaksaan Negeri Palangkaraya diberitakan telah menggeledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Kantor Tim Restorasi Gambut Daerah dan Kantor Kelurahan Bukit Tunggal.

Terkait hal itu, Kepala BRG menghormati setiap tindakan hukum serta mengedepankan tata kelola yang baik dalam upaya restorasi lahan gambut.

REKAP CAPAIAN KALTENG

Pagu anggaran 2018 Rp.84 miliar, realisasi Rp.72 miliar.

Dukungan dana APBN BRG :

2017 : 5.275 sumur bor, 1.184 sekat kanal, 100 timbun kanal

2018 : 4.325 sumur bor, 1.350 sekat kanal, 15 timbun kanal

2019 (data per September dengan dana tugas pembantuan) : 1.130 sumur bor, 344 sekat kanal

Dilaksanakan oleh Mitra:

2016 : 800 sumur bor, 30 sekat kanal

2017 : 90 sekat kanal, 99 timbun kanal

2018 : 20 sumur bor, 507 sekat kanal

Estimasi luas terdampak dari intervensi BRG dan mitra seluas 366.078 hektar.

Pagu anggaran Kalteng 2019 (termasuk pembangunan sumur bor dan sekat kanal) Rp.42 miliar, dengan realisasi per September 25 %. ***

Kategori Nasional

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.