Jumat, 24 November 2017 | 12:55

Bupati ‎Buka Kegiatan TMMD Genjot Pembangunan Infranstruktur

KUALATUNGKAL — Untuk mempercepat pembangun infrastruktur di Kecamatan Sebrang Kota, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dalam hal ini meminta bantuan kepada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0419/Tanjab pada tahun 2017.

Hal tersebut diungkap bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Dr.Ir.H.Safrial, Ms. Bahwa TMMD telah membantu pemkab dalam membuka jalan dari pelabuhan Roro hingga ke desa Sialang, yang lebih kurang sepanjang 13 kilo meter.

“Sekarang TMMD juga membantu kita membuka jalan lebih kurang 12 kilo meter,” Ungkap Safrial dalam pembukaan Program terpadu TMMD yang ke 98 tahun 2017 kemarin disebrang kota.

Kata bupati, kedepan masih ada tugas lagi dalam pembangunan infranstruktur dengan meminta bantuan kepada TMMD.” Kita minta tolong kepada TNI, ada jalan didaerah Sungai Terap dan Pulau Kijang.” Sebutnya.

Harapannya kata bupati, kalau akses jalan darat sudah lancar. Maka aliran orang dan barang akan semakin meningkat, dan desa-desa yang ada disebrang kota ini tidak terisolir lagi.

“Berikutnya kita berharap kedepan rakyat Tanjabbar, untuk sarana dan prasarana transportasinya mengunakan jalan darat.” Ujar bupati.

Bupati menyebutkan, wilayah Tanjabbar yang merupakan daerah yang rawan akan langganan musibah kebakaran hutan. Apabila transportasi jalan darat sudah lancar, maka parit-parit yang ada akan dikasih pintu air, untuk dijadikan embung ketika kemarau.

“Artinya lahan gambut kita tidak terlalu kering, minimal 40 persen dari permukaan gambut tersebut sudah ada airnya.” Jelasnya.

Bupati menambahkan, kedepannya pertumbuhan perekonomian sebrang kota akan semakin meningkat. Yang mana selama ini alat angkut untuk membawa hasil perkebunannya sangat sulit.

“Besok dengan lancarnya transportasi darat, harapan kita. Kos produksinya dapat ditekan dan harganya jualnya semakin meningkat, artinya produsen, produk itu juga mendapatkan hasil yang lebih. Kemudian konsumen juga di untungkan dengan harga relatif lebih murah, kenapa. Karena rantai pemasaran dari produk-produk pertanian tersebut dapat kita putus,” Terangnya.

Bupati ketika ditanya sampai dimana kerjasama pemkab dan TNI terhadap ketahanan pangan di Tanjabbar saat ini? Kata Bupati Pemkab bersama TNI dalam hal ini sudah memulai pada tahun sebelumnya, namun ada yang berhasil ada yang tidak.

“Bagi yang tidak berhasil akan dicarikan terobosan-terobosan sebagai contohnya seperti yang kemarin ada yang tengelam oleh banjir. Oleh karena itu kedepannya, Pemkab akan mencari langkah seperti banjir ini bisa dikendalikan dengan apa.Kalau bisa dibikin tanggul, kita akan bersama-sama TNI memikirkan ini. Memang kita akui ada yang berhasil dan ada yang gagal, namun tidak menutup semangat kita untuk meningkatkan fungsi pangan di Tanjabbar.” katanya. (infojambi.com)

Laporan : Raini

 




Kategori Tanjabbar

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.