Bupati Bungo Kunjungi Lokasi Pembongkaran Bangunan Liar

Laporan : Ady Lubis

INFOJAMBI.COM – Pasca dilanda banjir di sejumlah titik di Kabupaten Bungo akibat adanya bangunan-bangunan yang tidak mematuhi aturan serta banyaknya saluran air yang tersumbat di sebabkan sampah-sampah yang dibuang sembarangan, Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Tim gabungan dari dinas terkait melakukan pembersihan dan pembongkaran terhadap bangunan yang diduga menjadi pemicu terjadinya banjir beberapa hari yang lalu.

Pembongkaran ini dilakukan di salah satu gudang pabrik tahu serta beberapa rumah bedeng milik salah seorang warga Kelurahan Sungai Kerjan, Kecamatan Bungo Dani, berdasarkan dari laporan warga, bangunan ini tepat berada diatas saluran air (drainase) sehingga saluran menjadi sempit dan dangkal, menanggapi hal ini Bupati Bungo pun langsung intruksikan ke dinas terkait untuk melakukan pembongkaran dan menormalisasikan saluran tersebut agar bisa berfungsi dengan baik.

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah (P2D) Sat Pol-PP Bungo, Ihwan Syam mengatakan pihaknya bersama Camat Bungo Dani serta Babinsa telah melakukan musyawarah dengan pemilik bangunan, bahkan dari pihak kecamatan pun sudah beberapa kali menyurati pemilik bangunan tersebut, namun karena tidak memiliki peralatan memadai, pembongkaran pun dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bungo.


“Dari pihak kecamatan sudah menyurati, untuk membongkar sudah di berikan peringatan SP1 dan SP2, mau tidak mau hari ini juga perintah pak bupati tadi juga sudah datang kesini, dan siang ini sudah diskusi secara persuasif dengan pihak terkait, pihak Kecamatan, pihak Danramil, Babinsa dan Sat Pol-PP sudah bernegosiasi yang baik dengan pemilik bangunan, akhirnya dengan sukses dan lancar dapat kita laksanakan kegiatan pembongkaran ini,” terang Ihwan Syam.

Saat prosesi pembongkaran berlangsung, Bupati Bungo H.Mashuri bersama Wakil Bupati Bungo H.Saprudin Dwi Aprianto, Dandim 0416 Bute, Kasat Pol-PP, serta beberapa pimpinan OPD Bungo dan Camat Bungo Dani tampak mengunjungi langsung lokasi pembongkaran dan bersilaturahmi dengan pemilik bangunan tersebut.

Bupati H.Mashuri menjelaskan selain di Sungai Kerjan, masih ada beberapa titik lagi yang akan dilakukan normalisasi saluran air, salah satunya di kelurahan Cadika Kecamatan Rimbo Tengah, Bupati juga menghimbau kepada masyarakat sekitar, untuk tidak mendirikan bangunan diatas saluran air, dan bisa menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“ Camat Rimbo Tengah akan melakukan rapat bersama Lurah dan juga ketua-ketua RT yang di wilayah Kelurahan Cadika itu, nanti setelah rapat selesai, mana saja titik-titik yang menjadi penghambat saluran air untuk keluar dari wilayah cadika akan kita lakukan penormalisasian biar lancar dan air tidak meluap lagi. dan juga kepada masyarakat, mari sama-sama kita jaga lingkungan dan peduli terhadap kondisi lingkungan, baik itu masalah sampah dan lain-lain.” ucap Bupati Mashuri.

Editor Wahyu Nugroho

Kategori Bungo

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.