Senin, 19 November 2018 | 18:39

Bupati Minta Kepala OPD Tidak Memungut Fee Pekerjaan

Laporan Raini

Bupati Tanjung Jabung Barat,  DR Ir H Safrial, MS, 

INFOJAMBI.COM –   Bupati Tanjung Jabung Barat,  DR Ir H Safrial, MS, ketika membuka Musrenbang Kabupaten tahun 2018, di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjabbar, Rabu (4/4/2018) menekankan hanya ingin kinerja kepala OPD di Tanjabbar, bukan meminta-minta fee pekerjaan.

“Saya hanya ingin mainset meminta-minta itu dihilangkan. Jangan dipikirkan bupati mau lebaran, mau mengasihkan ini-itu.  Saya tidak pernah minta dibawakan ini-itu. Saya hanya ingin kerja, kerja dan kinerja, bukan ini itu,” ujar bupati.

Di akhir masa Jabatan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Drs H Amir Sakib, masih banyak tantangan yang mesti dilalui dalam menyukseskan Visi Misi dalam membangun Kabupaten ini, dan  targetnya harus tuntas.

Untuk itu ditekankan kepada OPD untuk dapat mengimplementasikan apa yang sudah tertuang dalam Visi Misi. “ Kami ini sudah masuk tahun ketiga, jadi membangun itu harus fokus seperti insfrastruktur jalan, jembatan, air bersih dan listrik itu bisa diselesaikan sebelum masa jabatan habis nantinya, “ Ujar Bupati.

Dikatakannya, OPD mesti mengetahui apa yang diinginkan oleh Bupati dalam membangun, sehingga hal yang bersifat teknis itu OPD lah yang seharusnya memahami. “Saya minta OPD itu jangan tahu nya teken honor saja, harus ada lompatan dalam melaksanakan program sehingga bisa terfokus“ tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan mana kegiatan yang tidak penting itu jangan dimasukkan dalam APBD, karena setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBD mestinya bisa menunjang perekonomian masyarakat. “Di akhir masa Jabatan kami selesai nanti,  di Daerah sudah tidak ada lagi Daerah yang terisolir. Akses dari desa Kecamatan tembus, dari Kecamatan juga tembus. Jadi dengan begitu perekonomian masyarakat dapat berjalan dan hidup,  sehinga  masyarakatnya sejahtera” ungkapnya

Khusus para Camat dan Kepela Desa agar bisa memanfaatkan dana Desa dengan sebaik mungkin untuk bisa disinkronisasikan dengan APBD-Desanya, dan bisa mengarah ke Visi Misi Pemkab Tanjabbar.

“Harus ada sinkronisasi bukan sembarangan saja menggunakan dana desa, fokuskan membangun jalan rigit beton dengan menggunakan dana desa, jangan hanya buat acara Ulang Tahun atau apa itu buat gapura warna warni begitu, yang buang-buang dana saja. Saya tidak mau dengar lagi Kepala Desa yang hanya memikirkan HUT Desa saja”, tandasnya.

Editor Wahyu Nugroho

 


Kategori Tanjung Jabung Barat

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.