Bupati Safrial Surati Presiden Sampaikan Aspirasi Honorer

Penulis : Alfatih || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM – Setelah mengantongi surat dukungan dari Ketua DPRD Tanjab Barat, Selasa (4/8/2020) pengurus Forum Honorer Tanjab Barat (FHT) dan Forum Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun (GTKHNK 35+) menyambangi Bupati Safrial, di rumah dinasnya, Selasa (4/8/2020).

Adapun tujuan FHT dan GTKNHK 35+ itu untuk meminta “Garuda Emas” berupa surat dukungan dari Bupati Tanjab Barat.

Selain meminta dukungan resmi dari bupati, Ketua Umum FHT, Hendra Novariadi menyampaikan aspirasi dari seluruh tenaga honorer Tanjab Barat, sesuai hasil Musyawarah Besar (Mubes) FHT 21 Januari 2020.

Bupati Safrial menyampaikan apresiasi atas aspirasi dari seluruh tenaga honorer. Dia mengakui peran dan tugas tenaga honorer, guru, tenaga teknis dan kesehatan di tengah masa pandemi sekarang sangat berat.
Mulai dari tenaga guru yang harus mengajar melalui daring di tengah keterbatasan sinyal internet dan fasilitas pendukung yang kurang memadai.

Tenaga teknis dan kesehatan saling bekerjasama membantu pemeritah dalam menegakkan protokoler kesehatan di era new normal saat ini.

“Ini harapan dan impian kita semua bagaimana pemerintah pusat lebih memperhatikan nasib dan masa depan tenaga honorer,” ungkapnya.

Ketua Umum FHT, Hendra Novariadi, melaporkan bahwa GTKHNK 35+ Tanjab Barat terbentuk pada 10 Juli 2020, dalam musyawarah yang dihadiri guru honorer setiap kecamatan. Hasilnya terpilih secara aklamasi Adi Saputra Hasibuan sebagai ketua GTKHNK 35+ Tanjab Barat.

Hendra menambahkan, saat ini telah terbentuk kepengurusan GTKHNK 35+ di 8 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, diantaranya Tanjab Barat, Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Bungo, Tebo, Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Sedangkan untuk 3 kabupaten masih dalam proses, yaitu Tanjung Jabung Timur, Merangin dan Sarolangun.

Untuk Tanjab Barat sudah diakukan pendataan secara online sejak tanggal 8 hingga 25 Juli 2020. Database tersebut akan dikirim ke Presiden RI secara kolektif se-Provinsi Jambi disertai surat dukungan/rekomendasi dari kepala daerah masing-masing.

Usai dialog, Bupati Safrial memberikan dua lembar surat dukungan yang ditujukan kepada Presiden RI.

Surat pertama untuk Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun yang isinya mendukung hasil RAKORNAS GTKHNK35+ di Jakarta 20 Februari 2020.

Surat dukungan kedua untuk honorer tenaga teknis dan kesehatan. Isinya agar pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN-RB melakukan pendataan kembali Tenaga Honorer Non Kategori yang masih aktif dan mengabdi minimal masa kerja 5 tahun untuk masuk dalam database.

Poin kedua, agar pemerintah pusat dapat melaksanakan kembali rekrutmen PPPK tahap kedua dengan mengakomodir formasi untuk tenaga teknis.

Atas dukungan tersebut, FHT maupun GTKHNK35+ menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Bupati Safrial akan nasib dan masa depan tenaga honorer di Tanjab Barat.

“Surat ini sangat berharga bagi kami dan segera kami teruskan ke Presiden, Ketua DPR dan DPD RI serta menteri/badan terkait,” tutur Hendra. ***

Kategori Tanjung Jabung Barat

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.