Cegah Karhutla, Dansatgas TMMD Cek Embung untuk Persediaan Air

Penulis : Tim TMMD || Editor : Redaksi

Cegah Karhutla, Dansatgas TMMD Cek Embung untuk Persediaan Ai

INFOJAMBI.COM – Mengantisipasi berlangsungnya musim kemarau dikhawatirkan dapat memperluas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Terlebih, ketersediaan air di sejumlah embung dan sumur-sumur bor dekat wilayah disinyalir belum sepenuhnya dapat diandalkan dalam penanggulangan Karhutla bila nanti terjadi musim kemarau.

Hal tersebut dikatakan Dandim 0419/Tanjab selaku Dansatgas TMMD 108 Tahun 2020 saat meninjau Embung bersama Kapolres Tanjab Timur Deden Hidayatullah di lokasi perkebunan PT. Indo Kebun Lestari Sei Benuh Estafe, Sungai Benu Desa Labuhan Pering Kec. Sadu Kab. Tanjab Timur, Senin (27/7/2020).

Dansatgas Letkol Erwan mengakui meluasnya karhutla belum sepenuhnya dapat dibarengi dengan ketersediaan pasokan air di sejumlah embung yang ada. Padahal, air diklaim menjadi instrumen utama dalam penanggulangan karhutla.

Erwan menyebut, satu-satunya sumber air yang menyuplai embung dan sumur bor adalah kontribusi hujan. Air hujan yang selama ini ada, kata dia, ditampung di dalam embung dan sumur-sumur bor yang ada sehingga ketika karhutla terjadi, air-air tersebut dapat dimanfaatkan.

Pembangunan embung juga diupayakan dapat mengakses wilayah-wilayah yang sulit terjangkau. Untuk itu, pihaknya menegaskan, agar pihak Perusahaan untuk menambah embung dengan tempat yang di sesuaikan.

Dia menjelaskan, mengantisipasi terjadinya Karhutla pada 2020, Babinsa bersama tim patroli terpadu juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan Karhutla.

“Tim patroli terpadu ini diterjunkan di desa-desa rawan karhutla sehingga segera mendeteksi secara dini setiap karhutla di lapangan dan akan segera langsung menanggulangi kebakaran yang terjadi dengan peralatan yang dibawanya,” kata Erwan.

Erwan menegaskan, strategi pengendalian karhutla mengalami perubahan dengan memprioritaskan upaya pencegahan dan pemadaman secara dini. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla di tiap titik Api, salah satunya adalah melalui Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla.

Dikatakan, patroli terpadu adalah salah satu upaya penting dengan melibatkan peran serta para pihak meliputi Manggala Agni, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Erwan menambahkan, patroli terpadu ini merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia pada Rakornas Karhutla 2020 untuk memprioritaskan pencegahan dan melihat potensi munculnya titik panas di sejumlah wilayah rawan.

“Tim patroli akan mendatangi masyarakat desa pada berbagai kesempatan. Pesan dan ajakan untuk mencegah karhutla disampaikan melalui aksi anjangsana ke rumah, kebun, ladang, warung, bahkan masyarakat desa yang mereka temui di rute patroli mereka”, tambah Erwan. ***

Kategori Tanjung Jabung Timur

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.