Cerita Cik Bur, dari Nasi Goreng sampai Calon Gubernur

Penulis : M Hary Rofagil || Editor : Redaksi

Burhanuddin bertemu Ratu (foto : agil)

INFOJAMBI.COM — Hubungan para politisi susah ditebak. Dihadapan publik seperti berlawanan, tapi sesungguhnya mereka berteman akrab dan memiliki hubungan dekat.

Itu setidaknya terlihat dari hubungan antara mantan Bupati Muarojambi, Burhanuddin Mahir, dan Ratu Munawarah, isteri mantan Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin.

Burhanuddin yang akrab disapa Cik Bur bertemu Ratu, di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jum’at (14/8/2020), saat sama-sama mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo.

Burhanuddin dan Ratu terlihat mengobrol di depan ruang rapat utama. Sesekali mereka tertawa. Ternyata mereka membuka cerita-cerita lama yang menjadi kenangan.

Burhanuddin yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi mengingat kembali kenangannya bersama Almarhum Zulkifli Nurdin dan Ratu Munawarah.

“Dulu pernah saya ke rumah Pak Zulkifli Nurdin, Bu Ratu yang memasakkan kami nasi goreng. Kalau di Jakarta ada pertemuan nasi goreng antara Pak Prabowo dan Bu Megawati, kami juga makan nasi goreng,” kata Burhanuddin sembari tersenyum.

Menurut Burhanuddin, dalam urusan politik, hubungannya dengan Ratu Munawarah yang akan maju sebagai calon Wakil Gubernur Jambi, tidak ada masalah.

“Hubungan kami sangat dekat. Bahkan sudah seperti keluarga,” ujarnya.

Cerita nasi goreng itu dibuka Cik Bur sebelum menjawab pertanyaan wartawan, soal dukungan Partai Demokrat terhadap calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi periode 2021 – 2024.

Informasi dari Burhanuddin sangat dinanti, lantaran dia Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi. Sementara arah dukungan Demokrat belum diketahui sampai sekarang.

Burhanuddin ternyata tetap tidak mau berkomentar tentang itu. Dia mengajak wartawan sama-sama menunggu pengumumannya.

“Kita tunggu saja hasilnya bersama-sama ya,” ujarnya.

Sementara itu, dari rumor yang beredar selama ini, Demokrat disebut-sebut akan mengusung Syarif Fasha, yang kini menjabat Wali Kota Jambi.

Rumor itu mungkin ada benarnya, karena Fasha berpasangan dengan Asyafri Jaya Bakri (AJB), Wali Kota Sungaipenuh yang juga kader Demokrat.

Kendati begitu, santer juga disebut-sebut Demokrat akan mengusung pasangan Fachrori Umar dan Safrial. Fachrori saat ini menjabat Gubernur Jambi, sedangkan Safrial menjabat Bupati Tanjungjabung Barat.

Pertimbangannya, salah satunya, Fachrori Umar adalah incumbent, yang dalam aturan tak tertulis, cukup besar peluangnya untuk menang. Apalagi Fachrori juga didukung oleh partai besar, Gerindra.

Dukungan Demokrat pemilik tujuh kursi DPRD Provinsi Jambi sangat menentukan. Fasha yang didukung oleh PPP dan Nasdem baru memiliki lima kursi di DPRD Provinsi Jambi. Sementara Fachrori, didukung Hanura dan Gerindra, memilik sembilan kursi.

Sementara untuk bisa mencalonkan diri, kandidat mesti mendapat dukungan oleh 20 persen atau 11 kursi di DPRD Provinsi Jambi. ***

Kategori Politik

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.