Dalam Sehari 10 Orang di Kampung Gubernur Jambi Meninggal Dunia

Laporan: Rahmad

Haris saat meninjau langsung gudang Bulog. (Dok. Kominfo)

INFOJAMBI.COM – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mencatat ada 19 kasus kematian baru di Provinsi Jambi, Kamis (29/7).

Dengan adanya penambahan tersebut, maka total kasus kematian sudah tembus 407 orang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, merinci kematian akibat Covid-19 paling tinggi hari ini dari kampung Gubernur Jambi Al Haris yakni Kabupaten Merangin sebanyak sepuluh orang.

Disusul Tebo tiga orang, Batanghari dua orang, Kota Jambi, Tanjung Jabung Timur, Kerinci dan Kota Sungai Penuh, masing-masing satu orang.

Lonjakan menyusul menyebarnya virus Corona varian delta yang ternyata telah memasuki Jambi sejak awal tahun 2021.

Selain kematian, terdapat kasus positif sebanyak 385 orang, sehingga total keseluruhannya mencapai 19.579 orang, yang berasal dari Kota Jambi 165 orang, Tebo 133 orang, Batanghari 63 orang.

Muaro Jambi 19 orang, Tanjung Jabung Timur dua orang, Sarolangun dua orang, dan Merangin satu orang.

Sementara itu, pasien sembuh dari Covid-19 hanya bertambah 159 orang. Kota Jambi 66 orang, Batanghari 53 orang, Tebo 27 orang, Merangin sepuluh orang dan Kerinci tiga orang. Totalnya menjadi 14.194 orang.

“Sebanyak 4.979 pasien positif masih menjalani perawatan,” kata Johansyah.

Asal tahu saja, dari sebelas kabupaten/kota, Kota Jambi menjadi satu-satunya daerah yang masuk zona merah.

Delapan daerah dengan risiko penularan sedang atau zona oranye, yaitu Tanjung Jabung Barat, Merangin, Tebo, Batanghari, Muaro Jambi, Kota Sungai Penuh, Bungo, dan Sarolangun.

Sedangkan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kerinci berada di risiko penularan rendah atau zona kuning.

Kategori Kesehatan

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.