Dampingi Wapres Tinjau RSRM, Gubernur Jambi Minta Percepatan Pengadaan Alat Medis

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau Rumah Sakit Raden Mattaher, Jambi, Kamis.

Reporter: BB | Editor: Admin
Dampingi Wapres Tinjau RSRM, Gubernur Jambi Minta Percepatan Pengadaan Alat Medis
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau Rumah Sakit Raden Mattaher, Jambi, Kamis | foto : dki-pj

INFOJAMBI.COMWakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Rumah Sakit Raden Mattaher (RSRM) Jambi, Kamis (16/7/2026). Kehadiran Wakil Presiden ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat memastikan peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Pihak kementerian dan pemerintah daerah terus menyelaraskan program agar fasilitas maupun kapasitas sumber daya manusia (SDM) medis di daerah semakin prima. Langkah pemantauan langsung ini diharapkan mampu memberikan solusi instan terhadap kendala operasional yang masih ditemukan di lapangan.

Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52

Begitu menginjakkan kaki di area RSRM, Gibran yang didampingi Gubernur Jambi, Al Haris, langsung bergerak menyisir sejumlah ruang pelayanan utama. Ia menyapa pasien yang sedang berobat, sekaligus berdialog dengan beberapa keluarga pasien.

Suasana interaktif terjalin saat Wakil Presiden mendengar langsung keluh kesah dan masukan masyarakat pengguna layanan BPJS maupun umum. Momen berharga ini dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Provinsi Jambi untuk memaparkan sejumlah kendala mendesak yang dihadapi pihak rumah sakit rujukan tersebut.

Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim

Salah satu permohonan yang paling krusial adalah percepatan peremajaan alat pemindai tubuh atau Magnetic Resonance Imaging (MRI). Fasilitas medis yang ada saat ini sudah usang, lantaran telah dioperasikan secara terus-menerus sejak tahun 2014.

"Kami menyampaikan, MRI yang lama tahun 2014. Kami minta ada percepatan dari Kementerian Kesehatan, yang semula direncanakan tahun 2027, agar bisa didatangkan tahun ini," ujar Gubernur Jambi, Al Haris melalui Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi, drg. Iwan Hendrawan.

Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang

Selain persoalan pembaruan teknologi kedokteran, Iwan juga menaruh perhatian serius terhadap krisis tenaga medis ahli di wilayahnya. Minimnya jumlah dokter spesialis, terutama di bidang penanganan penyakit jantung, masih menjadi ganjalan besar dalam optimalisasi pelayanan darurat.

Lamanya durasi masa studi yang harus ditempuh seorang calon dokter spesialis membuat regenerasi tenaga ahli berjalan lambat. 

"Masalah dokter jantung juga kami sampaikan, karena kalau yang sekolah harus menunggu dua tahun lagi. Ini memang persoalan SDM yang masih menjadi kendala," katanya.

Pihak manajemen RSRM mengakui masih ada beberapa pos dokter spesialis tertentu yang hingga kini kursinya belum terisi sama sekali. Kendati demikian, Iwan optimis celah kosong tersebut dapat segera ditutupi berkat skema bantuan khusus dari Kementerian Kesehatan.

Wakil Presiden memberi respons sangat positif serta menaruh perhatian besar pada seluruh usulan daerah. Pemerintah pusat menyatakan kesiapannya untuk mengguyur bantuan dana, guna memotong durasi antrean panjang pada tindakan bedah medis.

Respons cepat dari istana ini diharapkan mampu mendongkrak performa layanan operasional rumah sakit dalam waktu dekat. 

"Pak Wapres akan membantu apa yang kita butuhkan, termasuk bedah yang membutuhkan waktu lama," ungkap Iwan. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya