Dianggap Kayak Kambing, Ketua Komite MTsN Ancam Mundur

Ketua Komite MTsN Muarabulian kecewa

MUARABULIAN – Ketua Komite MTSN Muarabulian, Kamel, akan mundur dari jabatannya. Ini merupakan buntut dari persoalan pembuatan/pemesanan baju seragam siswa baru.

Menurut Kamel, panitia penerima murid baru tidak menghormati komite sekolah. Harusnya sebelum pembuatan baju seragam bagi murid baru, panitia, majelis guru dan komite mengadakan rapat terlebih dahulu.

Faktanya tidak demikian. Komite menilai panitia semena-mena mengambil kebijakan, tanpa rapat. “Saya tidak sanggup jadi ketua komite kalau begini. Saya mau mengundurkan diri. Mereka tidak menghargai saya. Dianggap kambing, untuk apa dipertahankan jabatan komite itu,” kata Kamel.

Kepala MTsN Muarabulian, Isa, menyatakan setelah lebaran nanti pihaknya akan menggelar rapat dengan panitia penerima murid baru dan komite. Semua masalah akan dijelaskan dihadapan majelis guru.

“Sekarang kondisinya tidak memungkinkan untuk menggelar rapat. Yang jelas, masalah pembuatan baju seragam ini menjadi PR pihak sekolah,” kata Isa.

Isa menegaskan, tahun sebelumnya tidak ada pemesanan baju seragam. “Saya juga kecewa, panitia ambil inisiatif sendiri, tanpa memberitahu kepsek dan komite. Baju seragam hanya tahun ini dipesan pihak sekolah,” tegas Isa.

Menurut Isa, pengadaan seragam sekolah oleh pihak sekolah ini jadi masalah. Pemesanan pakaian seragam dibatalkan, tetap seperti tahun sebelumnya, dibeli sendiri oleh wali murid masing-masing.

Pemesanan seragam sekolah MTsN harga yang tertera pada kwitansi tertulis, baju seragam putra Rp 1.240.000. Untuk putri Rp 1.360.000. Jenis seragam yang dipesan pakaian seragam putih hijau, baju seragam putih biru, seragam muslim, seragam pramuka, batik, pakaian olahraga, dasi, ikat pinggang, jilbab dan kartu pelajar serta pustaka. (infojambi.com)

Laporan : Raden Soehoer

 

Kategori Pendidikan

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.