Kamis, 17 Agustus 2017 | 16:54

Dihajar Banjir, Harga Cabai Melejit

Pedagang cabai di Kualatungkal || raini
Pedagang cabai di Kualatungkal || raini

KUALATUNGKAL — Tanjabbar baru saja dilanda banjir bandang dan banjir rob. Musibah itu berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok.

Harga cabai merah setiap pekan mengalami kenaikan. Di beberapa pasar rakyat, seperti Tanggo Rajo, Parit I dan Parit III, harga cabai naik drastis.

Dampak banjir mengangkat harga cabai dan kebutuhan lainnya. Ibu-ibu rumah tangga, pedagang, pemilik rumah makan, mulai resah dan menjerit.

Kabid Perdagangan Dinas Perindag Tanjabbar, Samsul Bahri, mengakui, dalam beberapa pekan ini harga cabai dan kebutuhan lain nerangkak naik.

Pada Minggu II Nopember, harga cabai Rp 70 ribu sampai Rp 75 ribu per kg. Sebelumnya harga cabai merah keriting hanya Rp 30 ribuan per kg.

Paska banjir di beberapa daerah, harga cabai langsung menanjak drastis. Pantauan Disperindagproda Tanjabbar, setiap pekan terjadi kenaikan Rp 10 ribu –Rp 15 ribu per kg.

Pada Minggu III Nopember, harga cabai di pasaran terpantau Rp 90 ribu – Rp 95 ribu per kg.

Samsul mengungkapkan, data yang dicatat pihaknya tidak sama persis dengan harga pasar. Di beberapa pedagang dan agen ada yang menjual lebih tinggi.

“Antara pedagang satu dan yang lain terkadang beda. Ada yang jual Rp 90 ribu per kg, ada yang Rp 95 ribu per kg,” kata Samsul.

Samsul membantah ada agen atau pedagang besar sengaja memanfaatkan banjir untuk menarik keuntungan sepihak. Mereka dituding menahan stok dan memainkan harga untuk keuntungan pribadi.

“Itu tidak mungkin. Kalau cabai sulit dimainkan, barangnya tidak tahan lama. Kalau disimpan lama, malah mereka rugi,” jelas Samsul.

Sesuai pengalaman, kenaikan harga cabai keriting ini hanya musiman. Tidak diikuti oleh cabai rawit hijau dan merah. Harga cabai rawit merah tetap Rp 30 ribu per kg, cabai rawit hijau turun Rp 5 ribu dari Rp 45 ribu per kg.

Satu-satunya komoditi lain yang ikut naik hanya kacang tanah. Daging ayam turun dari Rp 27 ribu jadi Rp 26 ribu per kg. Kacang hijau turun dari Rp 22 ribu menjadi Rp 20 ribu per kg.

Bawang merah dan bawang putih tetap Rp 34 ribu per kg. Telur ayam tetap Rp 1.500 per butir. Demikian pula harga beras, stabil.

Untuk mengakali kenaikan cabai yang mulai tidak terkontrol, warga akan beralih ke cabai kering. Harga cabai kering biasanya lebih murah dibanding cabai biasa. (infojambi.com/D)

Laporan : Raini

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.